METROPEKALONGAN.COM, Batang - Rumah dua lantai milik Siti Musaidah, 41, warga Desa Kebondalem, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, nyaris hangus terbakar akibat tabung gas ijo elpiji 3 kg.
Para tetangga sempat panik, begitu melihat ada api besar menyembur dari lantai dua pada Minggu siang 18 Februari 2024 sekitar pukul 13.00 WIB ini.
Kejadian tersebut diduga akibat selang regulator gas elpiji yang bocor.
Siti Konayah, saksi mata mengatakan, dirinya saat itu sedang memasak ketika kompor gas tiba-tiba mengeluarkan suara mendesis dan mengeluarkan api.
Siti Konayah segera berteriak minta tolong. Tetangga pun serempak bahu membahu memadamkan api, dengan cara menimbun api memakai pasir basah.
Suasana sempat kacau, karena desisan gas dan api tidak mau padam. Kendati begitu, warga terus berjibaku hingga upaya warga ini berhasil mengatasi kebakaran.
Petugas Damkar Weleri yang datang juga berhasil melokalisasi dan mengamankan tabung. Saat pasir yang menimbun disingkirkan, uap gas terlihat masih mengepul dan menimbulkan bau menyengat.
Pada saat kejadian, pemilik rumah Siti Musaidah bersama suaminya, sedang belanja bahan makanan di Pasar Weleri.
"Sore hari kami berencana memberikan santunan kepada anak yatim di lingkungan sekitar. Yang memasak kakak dan anak-anak saya,” kata Siti Musaidah dengan gemetar.
Meskipun suasana dapur berantakan dan bahan-bahan yang akan dimasak terkena pasir, tapi santunan tetap akan dilaksanakan.
Pihaknya tetap akan memberikan santunan kepada anak yatim. Karena hal ini, sudah rutin diberikan.
"Kemungkinan, kami membeli makanan jadi atau diganti uang santunannya," lanjutnya.
Terkait kebakaran tersebut, Kapolsek Gringsing AKP Imam Sudrajat yang juga berada di lokasi kejadian memberi arahan kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat menggunakan kompor gas.
"Selalu periksa selang dan regulator. Andaikata ada bau gas, segera ambil tindakan dengan cara mematikan kompor dan melepas regulator," tegas Kapolsek. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla