METROPEKALONGAN.COM, Batang - Seorang wanita ditemukan tewas secara tidak wajar di dalam kamar kos Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang, Selasa malam 7 Mei 2024. Mayatnya ditemukan terlentang dengan wajah tertutup bantal.
“Ya tadi dapat informasi dari masyarakat, ada orang gantung diri. Kami bersama tim mendatangi lokasi dan benar ada yang gantung diri,” kata Kasatreskrim Polres Batang, AKP Imam Muhtadi.
Peristiwa itu menarik perhatian warga sekitar. Mereka memadati gang depan rumah kos tersebut. Penemu mayat pertama kali adalah pengelola kos bernama Riski Aji Saputra.
Berdasarkan keterangannya, wanita yang meninggal itu bukan penghuni kos. Perempuan itu diduga tamu dari penghuni kos berinisal S yang baru masuk pada Senin malam 6 Mei 2024.
Sebelum penemuan mayat, Riski sebenarnya sempat curiga saat mendengar ada perempuan yang berkata pada Selasa pagi 7 Mei 2024. Ia menunggu beberapa saat, namun tidak ada aktivitas.
“Kita coba menghubungi S tapi tidak nyambung. Lalu saat sore, baru kita buka sudah dalam kondisi seperti itu,” ucapnya.
Mayat wanita itu ditemukan setelah dia membuka paksa pintu kamar kos. Ia terkejut melihat mayat seorang wanita dengan posisi terlentang dan wajah tertutup bantal.
Selanjutnya setelah pihak kepolisian datang dan melakukan pemeriksaan, jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Kalisari Batang, untuk pemeriksaan lebih lanjut. Korban belakangan diketahui bernama Munanti, 37.
Baca Juga: Satu Korban Odong-Odong Maut Meninggal, Sopir Truk Jadi Tersangka
Pagi harinya, Rabu 8 Mei 2024, pihak Kepolisian menerima laporan warga terkait seorang pria yang gantung diri di Pantai Sigandu.
Korban tergantung di sebuah pohon dengan seutas tali. Dari hasil olah kejadian perkara, ditemukan identitas pria berinisial S warga Desa Depok, Kecamatan Kandeman. Identitas yang sama dengan orang yang menghuni kos.
“Identitas yang kami temukan, berinisial S, warga Depok, Batang,” ungkap Kasatreskrim.
Saat ditanya apakah S ini terlibat dalam peristiwa penemuan mayat wanita di dalam kos, Imam Muhtadi, belum banyak berbicara.
“Jadi sementara ini masih kita kembangkan ya dengan kejadian yang di daerah Karangasem Utara (temuan mayat wanita dalam kos, Red.),” ucapnya.
Untuk memastikan identitas pria yang berinisial S ini, Polisi mendatangkan pihak keluarga ke lokasi kejadian.
Salah satu kerabat S, yakni Saekhi, membenarkan tubuh yang menggantung diri adalah kerabatnya.
Terlebih lagi, Saekhi mengakui bahwa S nekat gantung diri diduga karena depresi. Akibat kasus penemuan mayat teman wanitanya.
Baca Juga: Habib Haedar Alwi Asegaf Terlibat Kecelakaan di Tol Batang-Semarang, Ada Korban Meninggal
“Gantung dirinya kayaknya depresi, terkait katanya ada kasus pembunuhan,” ungkapnya.
Saekhi juga membenarkan bahwa S, kerabatnya sejak Selasa malam menghilang. S tengah dicari pihak kepolisian untuk dimintai keterangan, terkait temuan mayat wanita di kos.
“Ya, semalem dicari sama polisi Batang, sampai pagi. Secara kebetulan, saya juga sebagai keluarganya mencari sampai pagi dan akhirnya mendengar kabar jam 4 pagi, seperti ini (S gantung diri),” ungkapnya.
Usai olah TKP, Polisi langsung mengevakuasi jenazah S ke RSUD Kalisari untuk dilakukan pemeriksaan.
Hasil pemeriksaan sementara ini, menyebut S mati akibat gantung diri. Jenazah S kemudian dibawa ke rumah duka di Desa Depok. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla