Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Jasad Korban Kecelakaan Tergeletak di Jalur Pantura hingga Berjam-Jam, Korban Tabrak Lari Kah?

Lutfi Hanafi • Jumat, 10 Mei 2024 | 22:39 WIB

 

EVAKUASI: Korban kecelakaan di jalur pantura Gringsing saat akan dievakuasi petugas, untuk dibawa ke RS, pada Jumat (10/5/2024).
EVAKUASI: Korban kecelakaan di jalur pantura Gringsing saat akan dievakuasi petugas, untuk dibawa ke RS, pada Jumat (10/5/2024).

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Ahmad Zainal Husain, 30, warga Dukuh Timbangsari, Desa Timbang, Kecamatan Banyuputih, menjadi korban kecelakaan hingga meninggal dunia.

Ironisnya, jenazahnya tergeletak selama berjam-jam tanpa pertolongan di Jalur Pantura Desa Timbang, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat pagi 10 Mei 2024.

Kejadian kecelakaan ini dibenarkan Yuli, salah satu pemilik warung yang berada tepat di seberang tempat kejadian perkara (TKP).

Dirinya mendengar suara benturan keras saat dini hari, tepatnya pukul 04.00 pagi. Tapi karena lokasi tersebut jauh dari permukiman penduduk, dirinya tidak berani keluar untuk memastikannya.

Baca Juga: Sopir Elf Mengantuk, Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan di Jalan Tol Batang-Semarang

"Suara itu terdengar sebelum Subuh. Saya tidak berani keluar, karena saya sendirian di sini," tutur Yulia kepada petugas.

Setelah suasana terang, barulah Yulia berani keluar dari warungnya. Namun sudah melihat beberapa orang berkerumun di TKP. Ada sepeda motor Honda Scoopy G-3469-GV dan ada orang yang tergeletak di jalan yang ditutupi daun pisang.

Jika dilihat dari dekat, korban mengalami luka di kepala dan meninggal di tempat kejadian.

Saat ada warga mengetahui bahwa korban adalah tetangganya, langsung menghubungi keluarganya. Termasuk melaporkan kepada petugas di Pos Lantas Luwes.

Baca Juga: Satlantas Polres Batang Catat 4 Kecelakaan Selama Mudik Lebaran, 1 Korban Tewas

Korban dibawa ke RSI Weleri oleh petugas Pos Lantas Luwes untuk keperluan visum. Setelah diserahkan ke pihak keluarga, korban segera dimakamkan.

Tidak adanya saksi dalam kejadian perkara tersebut, sehingga petugas kesulitan memastikan penyebab kecelakaan.

Tapi dilihat dari kerusakan sepeda motor, diduga korban menabrak kendaraan di depannya. Karena Bagian depan sepeda motor ringsek, sedangkan bagian belakang utuh.

Saroji kerabat korban saat dikonfirmasi menjelaskan, korban sudah tiga bulan bekerja di peternakan ayam di Sentul. Setiap hari korban memberi pakan ayam dan pulang sebelum Subuh. Lajang yang menjadi tulang punggung keluarga itu termasuk anak yang rajin dan ulet. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Gringsing #pantura #polisi #batang #kecelakaan