Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bikin Geregetan! Dipercaya jadi Perantara, Pria Kabupaten Pekalongan Ini Malah Tilep Duit Pembelian Tanah Rp 480 Juta

Nanang Rendi Ahmad • Sabtu, 18 Mei 2024 | 18:13 WIB
DIPERIKSA: Pelaku S saat diperiksa di Polsek Paninggaran usai berhasil ditangkap. Kini sudah dibawa ke tahanan Polres Pekalongan untuk proses selanjutnya.
DIPERIKSA: Pelaku S saat diperiksa di Polsek Paninggaran usai berhasil ditangkap. Kini sudah dibawa ke tahanan Polres Pekalongan untuk proses selanjutnya.

 

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Kelakuan pria berinisal S, 60, warga Desa Tanggeran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan bikin geregetan.

Diberi kepercayaan jadi perantara, duit pembelian tanah malah ia tilep.

Dampaknya, pembeli sampai kini jadi tak bisa mendirikan bangunan di kaveling tanah yang ia beli karena penjual belum menerima uang.

S awalnya dipercaya orang sebagai perantara untuk menjualkan tanah yang berada di sebelah SMK Nurul Ummah Paninggaran.

S dibekali surat kuasa. Ia pun menawarkan tanah itu kepada korban.

“Korban bersedia membeli dua tanah kaveling dan dibayar lunas. Tapi dari penipuan ini, kemudian korban malah mengalami kerugian Rp 480 juta," jelas AKP Isnovim Chodariyanto.

Kejanggalan mulai terungkap ketika pembeli hendak mendirikan bangunan di tanah tersebut.

Saat itu ia dihalang-halangi oleh pemilik tanah yang merasa belum menerima uang dari S.

Sedangkan korban merasa sudah membayar kepada S yang saat itu menunjukkan surat kuasa.

"Hasil pemeriksaan terhadap pelaku, ia mengungkapkan uang yang didapat dari korban digunakannya untuk kepentingan pribadi," jelas Isnovim.

Gara-gara ulah S, tanah yang awalnya hendak dijual oleh pemiliknya itu kini dipagari dan dipasangi papan bertuliskan "tanah ini tidak dijual".

Sementara S kini harus menjalani proses hukum karena tak bisa mengembalikan uang yang ia tilep. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #Paninggaran #polres pekalongan #penipuan #tanah