Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Kasus Bapak Bunuh Anak di Kabupaten Pekalongan, Begini Pengakuan Pelaku

Nanang Rendi Ahmad • Kamis, 22 Agustus 2024 | 22:55 WIB

TEGA: Terduga pelaku Nur Fadilah saat baru saja tiba di Polres Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan membunuh anaknya, Rabu (21/8/2024).
TEGA: Terduga pelaku Nur Fadilah saat baru saja tiba di Polres Pekalongan untuk menjalani pemeriksaan atas dugaan membunuh anaknya, Rabu (21/8/2024).

METROPEKALONGAN.COM, Kajen - Bayi berusia dua bulan di Desa Mejasem, Kecamatan Siwalan, Kabupaten Pekalongan tewas dengan luka cekik dan memar di punggung. Diduga dibunuh oleh bapaknya. 

Peristiwa terjadi pada Rabu 21 Agustus 2024. Seketika membuat geger warga setempat. Bayi laki-laki itu sempat dilarikan ke Puskesmas Sragi I, Kabupaten Pekalongan.

Namun ternyata nyawanya sudah tiada.  Dugaan menguat, bayi tersebut dibunuh oleh bapaknya sendiri, Nur Fadilah, 27. Usai gempar, terduga pelaku langsung diamankan pihak kepolisian. 

Baca Juga: LBH Ansor Batang Temukan Kejanggalan Kasus Pembunuhan Haniyah 2016, Hingga Kini Belum Terungkap

Sekdes Mejasem Kamal Yusuf mengatakan, diperkirakan peristiwa terjadi pada pukul 10.00. Saat itu, ibu dan nenek korban tengah pergi kondangan ke hajatan tetangga. Di rumah hanya ada terduga pelaku dan korban. 

"Pas usai pulang kondangan, ibunya sempat ketemu suaminya (terduga pelaku), ditanya mau kemana, jawabnya mau beli plastik dan langsung lari," ungkapnya. 

Hasil pemeriksaan pihak Puskesmas, terdapat luka cekik di leher korban. Juga memar di bagian punggung.

Pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan apa pun atas peristiwa ini. Namun terduga pelaku yang sempat menjadi sasaran amarah warga sudah digelandang ke Polres Pekalongan.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon Gugah Warga Batang Pertanyakan Kasus Pembunuhan Haniyah 2016, LBH Ansor Siap Mengawal

Kapolsek Sragi AKP Prisandi Tiar mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. 

"Kami memeriksa, mengecek korban atas dugaan adanya kekerasan. Kami juga memeriksa keluarga korban terdekat, meminta keterangan, termasuk kepada terduga pelaku," ucapnya. 

Koran ini mencoba mewawancarai terduga pelaku saat baru saja tiba di Polres Pekalongan dengan tangan diborgol. 

Ia belum bisa banyak berbicara. Namun koran ini mendapatkan pengakuannya bahwa ia mencekik bayinya yang saat itu sedang menangis. 

"Sekitar lima menitan," jawabnya saat ditanya berapa lama ia mencekik korban. (nra/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kabupaten Pekalongan #bapak bunuh anak #mejasem #siwalan