Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sempat Terdengar Ledakan, Pekerja Bengkel Tersengat Listrik, Tubuh Gosong dan Nyaris Tewas

Lutfi Hanafi • Minggu, 5 Januari 2025 | 17:44 WIB
TERSENGAT LISTRIK - Solihin ketika dievakuasi petugas PLN setelah tersengat aliran listrik di bengkel tempatnya bekerja di desa Krengseng Kecamatan Gringsing, Jum
TERSENGAT LISTRIK - Solihin ketika dievakuasi petugas PLN setelah tersengat aliran listrik di bengkel tempatnya bekerja di desa Krengseng Kecamatan Gringsing, Jum

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Solihin Nanang Khosim, 41, warga Cepiring, Kabupaten Kendal, nyaris kehilangan nyawa.

Setelah tersengat listrik di bengkel tempatnya bekerja di Desa Krengseng, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jumat 3 Januari 2025 sekitar pukul 10.30 WIB.

Peristiwa ini menggemparkan rekan-rekannya yang menyaksikan kejadian mengerikan tersebut.

Bengkel tempat Solihin bekerja dikenal khusus membuat panggung besar dengan rangka besi.

Saat kejadian, bengkel sedang dalam proses perluasan dan atap bangunan juga sedang ditinggikan.

Namun lokasi bengkel tersebut memang sangat dekat dengan kabel listrik tegangan tinggi. Hanya berjarak kurang dari satu meter. Hal ini menjadi penyebab utama insiden tersebut.

Menurut saksi mata, Solihin sedang mengangkat besi panjang saat musibah terjadi. Besi yang dipegangnya tanpa sengaja menyentuh kabel listrik.

Sontak terjadi ledakan keras. Tubuh Solihin pun gosong dan mengeluarkan asap, hingga mengakibatkan pingsan di atas atap.

“Dia pingsan, tubuhnya gosong, dan posisinya masih di atas. Kami semua takut menolong, karena khawatir aliran listrik belum mati,” ujar Santo, rekan korban.

Tak lama kemudian, petugas PLN tiba di lokasi untuk memutus aliran listrik. Proses evakuasi memakan waktu cukup lama mengingat posisi korban yang berada di atap dengan banyak material menghalangi.

Solihin dikenal sebagai pekerja teliti yang sering mengingatkan rekan-rekannya agar berhati-hati bekerja di dekat kabel listrik.

Namun, musibah justru menimpanya sendiri. “Tidak menyangka, padahal biasanya dia yang paling waspada,” tambah Santo.

Kepala Desa Krengseng, Apriliyanto, menyesalkan kejadian ini. Ia mengungkapkan, bengkel tersebut beroperasi tanpa izin dan tidak pernah berkoordinasi dengan pihak desa.

Pihak PLN sebelumnya telah memperingatkan pemilik bengkel agar memastikan jarak aman antara bangunan dengan kabel listrik minimal tiga meter.

“Kami sudah mengingatkan soal jarak aman. Kejadian ini seharusnya bisa dihindari,” kata salah satu petugas PLN.

Solihin mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan langsung dilarikan ke RSI Weleri untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi untuk memudahkan proses penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya mematuhi aturan keselamatan, terutama saat bekerja di area yang berdekatan dengan jaringan listrik. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Gringsing #tersengat listrik #batang