Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Sempat Ancam Bunuh Ibu, Remaja Putri di Pemalang akan Dibawa ke Psikiater dan Diawasi Polisi

Lutfi Hanafi • Selasa, 4 Februari 2025 | 05:34 WIB
KOORDINASI - Anggota Polres Pemalang saat mendatangi rumah TKP remaja putri ancam bunuh ibu di Desa Kejambon Taman Pemalang.
KOORDINASI - Anggota Polres Pemalang saat mendatangi rumah TKP remaja putri ancam bunuh ibu di Desa Kejambon Taman Pemalang.

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Seorang remaja putri di Desa Kejambon, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, menjadi sorotan publik.

Setelah videonya yang membawa senjata tajam dan mengancam ibunya viral di media sosial.

Petugas gabungan dari Satreskrim Polsek Taman bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, dan perangkat desa, langsung merespons kejadian tersebut.

Gabungan petugas itu langsung mendatangi rumah remaja tersebut untuk memberikan imbauan dan nasihat.

Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo melalui Kapolsek Taman AKP Ciptanto mengungkapkan, pihaknya bergerak cepat setelah mendapat informasi viralnya video tersebut.

“Setelah mendapat informasi viralnya video tersebut, petugas gabungan bersama tokoh agama langsung bergerak menyambangi rumah warganya,” ujar AKP Ciptanto pada Minggu 2 Februari 2025.

Dalam pertemuan di rumah keluarga tersebut, petugas bertemu dengan remaja yang bersangkutan beserta kedua orang tuanya, J, 50, dan S, 42.

Petugas memberikan nasihat kepada remaja tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya.

Selain itu, kedua orang tuanya mengungkapkan niat untuk membawa anak mereka ke psikiater guna mendapatkan konseling.

“Betul, kedua orang tuanya menyampaikan tidak akan membawa permasalahan ini ke jalur hukum, dan rencananya mereka akan membawa anaknya ke psikiater untuk diberikan konseling,” jelas Kapolsek Taman.

Sebagai bentuk kesepakatan, kedua orang tua remaja tersebut menandatangani surat pernyataan yang menyatakan bahwa mereka akan bertanggung jawab atas perbaikan kondisi mental anak mereka.

Namun demikian, polisi bersama tokoh masyarakat setempat akan tetap melakukan pemantauan rutin untuk memastikan remaja tersebut tidak mengulangi perbuatannya.

Sebelumnya, video berdurasi 4 menit 29 detik yang diduga direkam oleh tetangga korban beredar luas di media sosial platform X.

Dalam video tersebut, tampak seorang gadis remaja mengamuk di depan ibunya, disaksikan oleh beberapa warga setempat.

Ia bahkan menghunus pisau dapur dan mengancam akan membunuh sang ibu hanya karena permintaannya untuk dibelikan produk perawatan kulit (skincare) tidak dipenuhi.

Awalnya, remaja tersebut masuk ke rumah dengan wajah penuh amarah sambil menuntun sepeda.

Ibunya yang berdiri di dekatnya tetap berusaha menasihati, namun tiba-tiba sang anak keluar rumah membawa pisau dapur dengan tatapan beringas.

Situasi semakin mencekam ketika remaja tersebut mulai mengayunkan pisau ke arah ibunya, yang kemudian berusaha menghindar dan mengambil batu untuk menakut-nakuti anaknya.

Melihat situasi yang semakin berbahaya, dua tetangga mencoba melerai dan memukul tangan remaja tersebut agar menjatuhkan pisaunya.

Namun, meski pisau sempat terlepas dua kali, remaja tersebut kembali mengambilnya dan terus mengamuk.

Dari suara perekam video, diketahui bahwa kemarahan remaja ini bukanlah kejadian pertama, melainkan hampir terjadi setiap hari dengan ancaman yang sama.

Pihak kepolisian dan tokoh masyarakat kini akan terus mengawasi kondisi remaja tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Polisi berharap, dengan langkah konsultasi ke psikiater dan pemantauan ketat, kondisi mental remaja tersebut bisa membaik dan tidak membahayakan orang lain, terutama keluarganya sendiri. (*/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemalang #Ancam Bunuh #Polres Pemalang #skin care