Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Polisi Periksa Kejiwaan Pemuda yang Aniaya Paman hingga Tewas di Pemalang

Lutfi Hanafi • Kamis, 22 Mei 2025 | 18:44 WIB
OLAH TKP - Anggota Polres Pemalang saat olah TKP kasus penganiayaan hingga meninggal dunia di Moga Pemalang, Rabu (22/5/2025).
OLAH TKP - Anggota Polres Pemalang saat olah TKP kasus penganiayaan hingga meninggal dunia di Moga Pemalang, Rabu (22/5/2025).
 
METROPEKALONGAN.COM, Pemalang - Kasus tragis mengguncang Desa Kebanggaan, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang.
 
Seorang pemuda berinisial MAM, 21, diamankan aparat Polres Pemalang.
 
Setelah diduga melakukan penganiayaan brutal terhadap pamannya, BA, 59, yang akhirnya meninggal dunia
Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo menjelaskan, insiden berdarah itu terjadi pada Rabu pagi 21 Mei 2025.
 
Pemicu awal diduga saat tante pelaku berinisial N, 48, dan kakaknya AA, 25, meminta MAM untuk meminum obat.
 
Alih-alih menurut, pelaku justru diam membisu dan mendadak tersulut emosi.
 
Baca Juga: DSA Hadir di RSUD Bendan, Wali Kota HA Afzan Arslan Djunaid Cegah Stroke Sebelum Terlambat
 
"MAM langsung mengambil sebilah pisau dan menyerang kedua korban," ujar AKBP Eko, Kamis 22 Mei 2025.
 
Kengerian tak berhenti di situ. Saat N berusaha keluar rumah mencari bantuan, ia justru menyaksikan pemandangan mengerikan.
 
MAM sedang menganiaya BA dengan senjata tajam di halaman rumah.
 
Baca Juga: HA Afzan Arslan Djunaid dan Inggit Rayakan 21 Tahun Pernikahan, Bagikan Tips untuk Keluarga Muda
 
Warga sekitar yang mendengar teriakan dan keributan segera berhamburan datang.
 
MAM berhasil diamankan dan korban segera dilarikan ke rumah sakit. Namun nahas, nyawa BA tak tertolong.
 
Pihak kepolisian telah mengamankan barang bukti dan terus menggali keterangan dari sejumlah saksi.
 
Baca Juga: Buron Dua Tahun, Pelaku Penganiayaan di SPBU Kertijayan Sembunyi dengan Menjadi ABK
 
Sementara itu, kondisi psikologis MAM menjadi perhatian khusus penyidik.
 
 
“Saat ini kami masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku di rumah sakit yang ditunjuk,” terang AKBP Eko.
 
Polres Pemalang memastikan akan menindaklanjuti kasus ini dengan cermat, termasuk mendalami kemungkinan gangguan mental yang dialami pelaku. (han/ida) 
Editor : Ida Nor Layla
#kejiwaan #meninggal dunia #aniaya #Polres Pemalang