Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

BNN Ajak Wartawan Bersinar, Lakukan Tes Urine dan Bangun Komitmen Perangi Narkoba

Lutfi Hanafi • Kamis, 7 Agustus 2025 | 03:09 WIB

 

TES URIN - Sejumlah sample urine milik wartawan se pantura raya saat akan dicek narkoba oleh BNNK Batang,  Selasa (5/8/2025).
TES URIN - Sejumlah sample urine milik wartawan se pantura raya saat akan dicek narkoba oleh BNNK Batang, Selasa (5/8/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Ruang Aula Bapperida Batang pada Selasa pagi 5 Agustus 2025 tampak berbeda.

Puluhan wartawan dari Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan berkumpul. Bukan untuk meliput, tapi menjadi bagian dari upaya besar melawan penyalahgunaan narkotika.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Batang menggelar Forum Komunikasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (Forkom P4GN) sekaligus melakukan tes urine sukarela kepada para jurnalis.

Langkah ini bagian dari kampanye besar bertajuk “Wartawan Bersinar” – Bersih dari Narkoba.

Kepala BNN Kabupaten Batang Suryanto Padmadi Raharjo menyatakan, kegiatan ini sebagai bagian dari rencana aksi nasional dan kolaborasi strategis yang melibatkan media sebagai mitra utama.

“Kami butuh media untuk menyampaikan informasi yang benar tentang bahaya narkoba. Wartawan adalah agen perubahan yang dapat membentuk opini publik yang sehat,” tegasnya.

Suryanto menekankan, jaringan narkoba tak mengenal batas wilayah administratif. Kolaborasi lintas kabupaten dan kota pun menjadi mutlak.

“Sinergi Batang, Pekalongan, dan Kota Pekalongan, harus diperkuat. Kita menghadapi ancaman yang sama, dan hanya bisa diatasi dengan kebersamaan,” ungkapnya.

Melalui forum ini, menghadirkan materi soal tren penyalahgunaan narkotika, jenis-jenis narkoba yang marak digunakan, seperti sabu, ganja, hingga pil psikotropika. Termasuk modus-modus baru yang digunakan oleh pengedar.

Di akhir sesi, puluhan wartawan pun menjalani tes urine secara sukarela. Langkah ini disambut antusias. Hasilnya? Semua jurnalis dinyatakan negatif narkoba.

“Tes urine ini bukan bentuk kecurigaan. Justru ini cara edukatif dan menunjukkan komitmen kita bahwa lingkungan media pun bersih,” tambah Suryanto. 

BNN Batang sendiri secara berkelanjutan telah menjangkau pelajar, tokoh masyarakat, dan komunitas dengan skrining dan edukasi berbasis lokal, termasuk melalui program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Dengan semangat kolaboratif ini, media tidak hanya menjadi penyampai berita, tetapi juga penjaga moral dan garda depan melawan narkoba.

“Melalui Forum Wartawan Bersinar ini, kami ingin melahirkan jaringan media yang aktif dan konsisten meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap ancaman narkoba,” pungkas Suryanto.

BNN juga mendorong para wartawan untuk menjadi kader anti narkoba yang aktif menyuarakan edukasi, sekaligus menjadi teladan publik.

“Kami berharap, para awak media bisa menjadi garda terdepan penyebaran informasi yang mencerahkan dan menjauhkan masyarakat dari bahaya narkotika,” ujarnya.

Salah satu peserta, Adam, wartawan dari Radio Kota Batik ini menyatakan, wartawan punya posisi penting dalam membangun kepercayaan publik dan menjadi contoh bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi langkah BNN Batang. Tes urine ini langkah nyata, bukan sekadar seremoni. Alhamdulillah hasil tes saya negatif. Ini bentuk tanggung jawab moral sebagai jurnalis,” tuturnya.

Kegiatan tersebut ditutup dengan pembacaan Deklarasi Komitmen Bersama oleh seluruh wartawan.

Yakni menyatakan siap mendukung penuh program P4GN dan berkomitmen menjadi pelopor informasi yang edukatif dan inspiratif. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bnnk #tes urine #bnn #narkoba