METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Pagi yang biasanya tenang di Desa Mereng, Kecamatan Warungpring, berubah mencekam pada Minggu 10 Agustus 2025
Warga dikejutkan oleh penemuan jasad sepasang suami istri, MR (37) dan NAT (34), yang tergeletak kaku di atas pecahan batu di tepi sungai.
Tak ada darah, tak ada bekas luka—hanya tubuh mereka yang diam membisu.
Baca Juga: Beras Murah Polres Pemalang Diserbu, 2 Ton Ludes Hanya 30 Menit
Kapolres Pemalang, melalui Kasat Reskrim AKP Johan Widodo, memastikan keduanya adalah warga Desa Datar, Kecamatan Warungpring.
Misteri bermula pada malam sebelumnya. Menurut saksi, pasangan ini sempat mampir ke sebuah warung kopi dekat jembatan Kali Rambut.
Mereka terlihat santai, menyeruput minuman hangat di bawah cahaya lampu warung. Tak ada tanda-tanda keganjilan.
Keesokan paginya, warga yang melintas melihat keduanya tertidur di atas batu. Namun, saat diperiksa, nyawa pasangan ini telah pergi.
"Hasil pemeriksaan luar oleh tim medis tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan," ungkap AKP Johan.
Jenazah keduanya langsung dibawa ke RSUD dr. M. Ashari Pemalang untuk pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga: Estafet Kepemimpinan di Polres Pemalang, AKBP Rendy Siap Lanjutkan Teladan AKBP Eko
Polisi telah mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi, namun penyebab pasti kematian masih menjadi tanda tanya.
Kini, warga Desa Mereng hanya bisa menebak-nebak. Apakah ini murni musibah, atau ada rahasia lain yang tersembunyi di balik malam terakhir pasangan tersebut?
Polisi masih mendalami kasus ini, sementara rasa penasaran dan duka menyelimuti desa.(han/ida)
Editor : Ida Nor Layla