METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Polres Pemalang memprioritaskan pengamanan di sejumlah objek wisata dan pusat keramaian dengan menyiapkan tim urai.
Hal ini untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas atas peningkatan mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Tim urai ini disiapkan di berbagai titik, baik di jalur tol maupun arteri, untuk mengantisipasi kemacetan.
Khususnya pada puncak arus mudik tanggal 21 dan 28 Desember 2024, serta arus balik tanggal 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.
Hal itu disampaikan Kapolres Pemalang AKBP Eko Sunaryo saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024 dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru) pada Jumat 20 Desember 2024.
“Kami mengerahkan 333 petugas gabungan yang terdiri atas 163 personel Polri dan 170 personel dari stakeholder lainnya,” kata AKBP Eko Sunaryo dalam sambutannya.
Polres Pemalang juga mendirikan empat posko yang disebar di sejumlah lokasi strategis. Pos terpadu berada di Alun-alun Pemalang, pos pelayanan didirikan di Randudongkal dan Rest Area KM 319B, sementara pos pengamanan berada di Gereja Santo Lukas.
“Posko-posko tersebut bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah, melakukan perjalanan mudik, atau mengunjungi tempat wisata,” jelas AKBP Eko.
Selain memastikan kelancaran ibadah umat Kristiani, Polres Pemalang juga memprioritaskan pengamanan di sejumlah objek wisata dan pusat keramaian.
Antisipasi kepadatan lalu lintas menjadi fokus utama, mengingat peningkatan mobilitas masyarakat selama libur panjang.
Operasi Lilin Candi 2024 juga bertujuan memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, baik yang merayakan Natal maupun yang memanfaatkan libur akhir tahun untuk bepergian.
“Harapan kami, seluruh kegiatan yang telah direncanakan dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama libur Nataru,” pungkas Kapolres Pemalang.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Polres Pemalang memastikan kesiapan penuh untuk menjaga situasi kondusif selama perayaan Natal dan Tahun Baru 2025. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla