Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

PDPI Jateng Gelar Bakti Sosial dan Simposium, Ajak Masyarakat Waspadai Persebaran Penyakit TB

Lutfi Hanafi • Senin, 13 Januari 2025 | 03:05 WIB

PUKUL GONG – Secara simbolis Simposium dan Bakti Sosial yang digelar PPDI Jateng dibuka dengan pemukulan gong oleh kepala Dinkes Kota Pekalongan, di Hotel Hojo Kota Pekalongan, pada Sabtu (11/1/2025).
PUKUL GONG – Secara simbolis Simposium dan Bakti Sosial yang digelar PPDI Jateng dibuka dengan pemukulan gong oleh kepala Dinkes Kota Pekalongan, di Hotel Hojo Kota Pekalongan, pada Sabtu (11/1/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Penyakit tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan global yang patut diwaspadai.

Terutama masyarakat Kota Pekalongan. Setiap tahun, terdapat sekitar 969 ribu kasus baru TB di Indonesia dengan angka kematian mencapai 93 ribu kasus.

Hal tersebut menjadi bahasan dalam simposium yang bertema “Update Treatment in Asthma & COPD 2025” yang dilaksanakan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Cabang Jawa Tengah (Jateng) di Hotel Hojo.

Dan kegiatan bakti sosial bertema "Menjaga Paru, Menjaga Kehidupan: Pengabdian Dokter Paru Jateng untuk Masyarakat Sehat" di halaman Sekretariat Dewan Kota Pekalongan, Sabtu 11 Januari 2025).

Turut hadir Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan (DInkes) Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto.

Ketua Panitia, dr Laurenz Lolly Pattiselanno menyampaikan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan paru.

Sebab, berdasarkan laporan WHO Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menduduki peringkat kedua dengan jumlah kasus TB tertinggi di dunia, setelah India.

Pemerintah menjadikan eliminasi TB sebagai prioritas nasional dalam kerangka Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 dan RPJMN 2025-2029.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam pengentasan TB di wilayah Pekalongan.

“PDPI Jateng optimistis melalui kerja sama yang berkelanjutan antara pemerintah, tenaga medis, dan masyarakat, target eliminasi TB pada 2030 dapat tercapai. Mari bersama-sama, menjaga paru, kita jaga kehidupan,” tutup dr. Laurenz.

Acara bakti sosial ini dirancang untuk mendukung tujuan eliminasi TB dan meliputi beberapa kegiatan utama.

Di antaranya, pemeriksaan kesehatan paru gratis menggunakan alat spirometri yang akurat, bazaar sehat, dan penyuluhan kesehatan.

Dalam penyuluhan kesehatan, kader-kader TB dari 27 kelurahan di Kota Pekalongan mendapatkan edukasi tentang pentingnya terapi pencegahan tuberkulosis (TPT) dan tantangan pelaksanaannya di lapangan.

“Pemeriksaan spirometri bertujuan mendeteksi dini gangguan paru seperti asma dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK),” urainya.

dr. Avissena Dutha Pratama selaku penanggung jawab acara, meski upaya eliminasi TB menghadapi berbagai tantangan seperti stigma sosial, rendahnya kepatuhan pengobatan, dan keterbatasan akses pelayanan kesehatan, kegiatan ini diharapkan mampu membawa perubahan positif.

“Kami berharap kader-kader TB yang telah mendapat edukasi dapat menjadi ujung tombak dalam mendukung program eliminasi TB di tingkat lokal,” ujar dr. Avissena. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kota pekalongan #Paru #tb #ppdi