Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Wali Kota Pekalongan Kecam Aksi Anarkis saat May Day di Semarang, Jangan Lukai Iklim Damai

Lutfi Hanafi • Senin, 5 Mei 2025 | 06:34 WIB

Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid
Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid


PEKALONGAN, Metro Pekalongan – Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan mengecam keras tindakan anarkis yang mencoreng peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Semarang, Kamis 1 Mei 2025.

Aksi ricuh tersebut sangat merugikan dan berpotensi mengganggu iklim investasi serta merusak citra kondusivitas Jateng sebagai daerah ramah investasi.

Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid menegaskan, rasa adalah hak demokratis, namun harus dijalankan secara damai, tertib, dan tetap menjunjung tinggi hukum.

Segala bentuk kekerasan dan kerusuhan, tidak hanya mencederai semangat perjuangan buruh, tetapi juga mengancam stabilitas sosial dan ekonomi daerah.

“Kami sangat menyayangkan insiden anarkis yang kontraproduktif saat demo May Day di Semarang kemarin,” ujar Afzan saat ditemui, Sabtu 3 Mei 2025.

Afzan menekankan, Jateng selama ini sangat terbuka terhadap investasi dan pemerintah di semua tingkatan, baik pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.

Semua tingkatkan telah berupaya menciptakan iklim usaha yang sehat dan ramah terhadap pelaku industri.

Namun, kejadian ricuh saat May Day di Semarang ini bisa menjadi ganjalan besar dalam menarik minat investor, terutama asing.

“Jateng sebetulnya sangat siap menerima investor, tapi kejadian seperti kemarin pasti sangat mempengaruhi ketertarikan mereka. Kita ingin kasus ityu jadi yang terakhir, jangan sampai terulang,” jelasnya.

Afzan juga menyatakan, pemerintah selalu terbuka terhadap aspirasi para pekerja. Segala bentuk dialog, termasuk penentuan Upah Minimum Regional (UMR), diselenggarakan dengan prinsip musyawarah dan keterbukaan.

“Selama ini, semua telah dibicarakan melalui forum resmi dan pertemuan yang sehat. Kita ingin suasana tetap nyaman dan damai,” katanya.

Karena itu, Afzan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kedamaian dan menghormati demokrasi.

Baca Juga: 8 Bulan Tanpa Kepastian, Warga Wuled Desak Polres Tindaklanjuti Kasus Pungli Kades dalam Program PTSL

Ia menegaskan, kemajuan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja hanya bisa dicapai jika stabilitas tetap terjaga.

“Jateng bisa lebih baik secara ekonomi, asal kita jaga situasi. Kita butuh kedamaian untuk membuka peluang kerja seluas-luasnya bagi masyarakat,” pungkasnya. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#damai #WALIKOTA PEKALONGAN #may day #anarkis #investor #2025 #semarang #iklim