Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pulang Mancing, Warga Pecalungan Tewas Diseruduk KA Argo Sindoro di Perlintasan Tak Berpalang

Lutfi Hanafi • Sabtu, 10 Mei 2025 | 03:32 WIB

 

EVAKUASI - Jenazah Sair pemacing asala Pecalungan saat dievakusi, usai tertabrak Argo Sindoro di sebelah timur Stasiun Plabuan, Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Jumat pagi (9/5/2025).
EVAKUASI - Jenazah Sair pemacing asala Pecalungan saat dievakusi, usai tertabrak Argo Sindoro di sebelah timur Stasiun Plabuan, Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Jumat pagi (9/5/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Nasib nahas menimpa Sair, 45, warga Desa Gumawang, Kecamatan Pecalungan, Kabupaten Batang, Jumat pagi 9 Mei 2025.

Sair tak pernah menyangka bahwa perjalanan pulang dari hobinya memancing menjadi yang terakhir dalam hidupnya.

Ia tewas di tempat setelah tertabrak kereta api Argo Sindoro di jalur rel tanpa palang pintu, tepatnya di sebelah timur Stasiun Plabuan, Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing 

Menurut keterangan saksi mata, sekitar pukul 07.30 WIB, Sair berjalan kaki dari arah utara bersama seorang temannya.

Saat hendak menyeberangi rel, ia diduga tidak memperhatikan kiri-kanan jalur kereta.

Di saat bersamaan, KA Argo Sindoro jurusan Semarang–Jakarta melaju kencang dari arah timur dan langsung menyambar tubuh Sair.

Benturan keras membuat tubuhnya terpental sejauh beberapa meter.

Ia mengalami luka parah di bagian kepala dan patah tulang di beberapa bagian tubuh. Nyawanya tak tertolong.

Daryanto, perangkat Desa Ketanggan, membenarkan bahwa lokasi kejadian merupakan jalur setapak yang kerap digunakan para pemancing.

“Jaraknya sekitar 300 meter dari Stasiun Plabuan. Di sana memang tidak ada palang pintu karena bukan jalur umum. Biasanya para pemancing parkir di sekitar stasiun, lalu jalan kaki menyusuri rel sebelum menyeberang ke area pemancingan,” jelasnya.

Dari keterangan teman-teman korban, diketahui bahwa mereka berangkat memancing sejak pukul 04.00 pagi.

Sair memutuskan pulang lebih dulu sekitar pukul 08.00 WIB karena ada keperluan pribadi. Baca Juga: 22 Formasi PPPK Pemkot Pekalongan Masih Kosong, Peluang Emas Bagi Honorer di Tahap II

Saat pulang, ia berjalan berdua dengan salah satu rekannya, hingga tragedi itu terjadi.

Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Kapolsek Gringsing AKP Agus Windarto membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi rel tanpa palang pintu.

“Perlintasan tanpa palang pintu sangat berisiko. Kami minta masyarakat selalu waspada dan tidak asal menyeberang,” ujar AKP Agus.

Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Limpung untuk keperluan visum dan pemulasaran.

Sementara itu, empat rekan korban dimintai keterangan oleh pihak kepolisian untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Gringsing #rel kereta #palang pintu #KA Argo Sindoro #batang #tertabrak