METROPEKALONGAN.COM, Sukoharjo - Layanan terintegrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP) seluruh Jawa Tengah secara bertahap dimanfaatkan secara optimal.
Salah satunya ada pelayanan BPJS Kesehatan yang selalu buka setiap hari.
Hingga saat ini, baru ada enam Kabupaten yang BPJS Kesehatan membuka layanannya secara penuh di MPP. Yaitu, Demak, Banjarnegara, Rembang, Sukoharjo, Purworejo, dan Grobogan.
bpjsBaca Juga: Cerita Kader JKN-KIS Senior, Gigih Sadarkan Warga Secara Perlahan Tentang Pentingnya Aktivasi BPJS Kesehatan
"Khusus di Sukoharjo dan Rembang ditunjuk sebagai pilot project," ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Debbie Nianta Musigiasari.
Ia menyebutkan, layanan tersebut mulai dipindahkan dari Kantor BPJS Kesehatan Sukoharjo ke MPP Sukoharjo sejak tahun lalu.
Pemindahan dilakukan secara bertahap dan hingga akhirnya seluruh layanan kepesertaan dilakukan di MPP Sukoharjo.
"Ini memudahkan masyarakat, misalnya butuh ke data kependudukan di Dispendukcapil, bisa langsung dapat layanan di instansi lain dalam satu gedung," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sukoharjo Djoko Poernomo mengatakan, pada awal pembukaan pada tahun 2022, kondisinya belum seramai sekarang.
Makin hari makin banyak instansi yang membuka layanan di MPP, salah satunya BPJS Kesehatan.
Awalnya pihaknya ragu saat menerima permintaan BPJS Kesehatan terkait pemindahan seluruh layanan dari kantor ke MPP.
Salah satu yang ia khawatirkan adalah kepadatan antrean akan membuat masyarakat menjadi tidak nyaman.
BPJS diberi waktu 3 bulan masa uji coba untuk memastikan layanan penuh tersebut bisa dilanjutkan atau tidak.
"Saat itu, satu minggu pertama kunjungan 80 orang per hari. Saya cek ternyata padat di depan loket. Saya cek di resepsionis, walaupun padat tapi aman, tidak sampai terjadi sumbatan antrean. Baru tiga minggu saya putuskan jalan terus," tegasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla