Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Karena Program Kakap Emas, Wali Kota Pekalongan Raih Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025

Lutfi Hanafi • Senin, 22 September 2025 | 00:12 WIB
 

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid raih Anugerah Radar Semarang 2025. Pada wawancara Minggu (21/9), ia buka suara soal Kakap Emas.
Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid raih Anugerah Radar Semarang 2025. Pada wawancara Minggu (21/9), ia buka suara soal Kakap Emas.


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid kali keempat menerima penghargaan terkait Program Kakap Emas (Kembalikan Kejayaan Perairan Pekalongan bagi Peningkatan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat).

Terakhir menerima Anugerah Jawa Pos Radar Semarang 2025 yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Lutfi, di Hotel Gets Semarang, Jumat 19 September 2025.

Momen ini terasa istimewa bertepatan dengan ulang tahunnya ke-46 pada Sabtu 20 September 2025.

Dalam wawancara khusus, wali kota yang akrab disapa Mas Aaf ini menyampaikan refleksi tentang penghargaan yang diterima dan makna program unggulannya Kakap Emas.

“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi amanah sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Bukan sekadar penghargaan pribadi, tapi untuk semangat seluruh warga Pekalongan,” kata Mas Aaf.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam menjalankan Kakap Emas adalah menjaga konsistensi di lapangan.

“Semua butuh proses panjang. Kami harus sabar dan konsisten agar hasilnya bisa dirasakan masyarakat pesisir,” jelasnya.

Kakap Emas lebih dari sekadar program ekonomi. Ia menilai, sektor perikanan adalah identitas penting Kota Pekalongan selain batik.

“Kakap Emas ini bukan hanya soal penghasilan, tetapi mengembalikan kebanggaan maritim kita,” katanya.

Soal keseimbangan ekosistem, ia menegaskan komitmennya tentang manfaat ekonomi yang penting, tapi kelestarian laut jauh lebih penting. “Itu warisan untuk anak cucu kita,” katanya.

Di tengah kondisi rob yang parah, Mas Aaf berharap Kakap Emas menjadi solusi nyata.

“Kami memberikan bantuan alat dan pendampingan agar nelayan cepat bekerja sekaligus bisa mandiri,” tambahnya.

Refleksi usianya yang ke-46 pun memberi makna khusus. “Saya sangat bersyukur di usia ini program bisa bermanfaat. Kolaborasi adalah kunci dalam pemerintahan—baik dengan ASN maupun stakeholder lainnya,” tuturnya.

Untuk generasi muda Pekalongan, Mas Aaf menitipkan pesan sederhana namun mendalam.

“Anak muda kita sudah unggul dalam teknologi. Tinggal menjaga semangat, integritas, dan kejujuran,” katanya penuh harap.

 

Menutup wawancara, Mas Aaf mengungkapkan mimpinya satu dekade ke depan, membangun Pelabuhan Onshore.

“Target besar saya adalah mengembalikan kejayaan sektor perikanan Pekalongan. Tentunya, semua akan dikolaborasikan dengan Kakap Emas agar manfaatnya berkelanjutan,” pungkasnya. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#Kakap Emas Pekalongan #Radar Semarang Award #Walikota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid