Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bocah Bersama Ibunya yang Sakit Jiwa Terkurung di dalam Rumah

Lutfi Hanafi • Selasa, 7 Oktober 2025 | 00:45 WIB

 

EVAKUASI - Tim Polsek Randudongkal Polres Pemalang dan relawan saat evakuasi bocah yang terkunci dalam rumah, dan segera dilaraikan ke RS, pada Minggu (5/10/2025). 
EVAKUASI - Tim Polsek Randudongkal Polres Pemalang dan relawan saat evakuasi bocah yang terkunci dalam rumah, dan segera dilaraikan ke RS, pada Minggu (5/10/2025). 

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Suasana siang di Desa Randudongkal, Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, mendadak geger pada Minggu 5 Oktober 2025.

Seorang bocah terdengar berteriak minta tolong dari dalam rumah yang terkunci rapat. Ia tidak sendiri, terkurung bersama ibunya, F, 43, yang sudah bertahun-tahun mengalami gangguan jiwa.

Teriakan memilukan itu pertama kali didengar oleh Z, 40, sang paman, yang saat itu sedang bekerja di bengkel tak jauh dari rumah.

Panik mendengar suara keponakannya, Z langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Randudongkal.

“Ketika anak itu meminta pertolongan, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam, dan ia bersama ibunya yang diketahui telah mengalami gangguan jiwa sekitar 10 tahun,” jelas Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui Kapolsek Randudongkal, Iptu Sudaryo.

Mendapat laporan peristiwa tersebut, petugas Polsek Randudongkal dengan sigap melakukan pertolongan dengan membuka akses rumah dan mengevakuasi sang anak.

Bocah tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Randudongkal untuk pemeriksaan medis. Hasilnya, ia hanya mengalami luka ringan di jari tangan kanan.

Warga yang menyaksikan momen evakuasi itu merasa lega, apalagi anak tersebut akhirnya bisa diselamatkan dalam kondisi selamat.

“Teriakannya bikin panik semua orang, Alhamdulillah cepat ditolong,” kata salah seorang tetangga yang enggan disebut namanya.

Sementara itu, sang ibu, F, mendapat perhatian serius dari aparat dan pemerintah desa. Usai koordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pemalang, keluarga sepakat untuk merujuk F ke Rumah Sakit Jiwa Daerah (RSJD) Dr. Amino Gondohutomo Semarang guna mendapatkan perawatan lanjutan.

Kapolsek Randudongkal menegaskan, respons cepat ini bukan hanya soal penyelamatan, tetapi wujud kepedulian aparat terhadap keamanan warga.

“Kami bersama pemerintah desa dan Dinas Sosial terus berkoordinasi agar penanganan seperti ini bisa dilakukan sebaik mungkin,” ungkapnya. (han/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana #sakit jiwa #Polres Pemalang