Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Graduasi 1.000 KPM Jadi Bukti Kolaborasi Pusat–Daerah Berhasil

Lutfi Hanafi • Selasa, 18 November 2025 | 04:40 WIB
HADIR LANGSUNG - Mensos Gus Ipul, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Pemalang hadir langsung di pendopo Pemalang saat graduasai 1000 PKH PKM, Senin (17/11/2025).
HADIR LANGSUNG - Mensos Gus Ipul, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Bupati Pemalang hadir langsung di pendopo Pemalang saat graduasai 1000 PKH PKM, Senin (17/11/2025).

METROPEKALONGAN.COM, Pemalang - Pendopo Kabupaten Pemalang tampak berbeda, kali ini dipenuhi raut bahagia pada Senin pagi 17 November 2025.

Sebanyak 1.000 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) resmi “naik kelas”.

Tidak sekadar seremoni, acara ini menjadi bukti nyata bagaimana kolaborasi pemerintah pusat dan daerah bisa menghadirkan perubahan di tengah masyarakat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul hadir langsung di Pendopo Pemalang bersama Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul menegaskan, keberhasilan bukan terjadi begitu saja. Menurutnya, semua program untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, akan terwujud jika seluruh pihak bekerja dalam satu tarikan napas.

 

“Urut-urutannya, Pemalang Berjaya bisa terwujud kalau ‘ngopeni ngelakoni’. Dan kita bisa ‘selalu ada’ di setiap denyut kehidupan masyarakat apabila merujuk Asta Cita Presiden Prabowo,” tegas Gus Ipul.

Gus Ipul juga menggarisbawahi bahwa keberhasilan graduasi 1.000 KPM PKH menunjukkan dampak konkret dari intervensi berbagai lembaga.

Ribuan keluarga tersebut kini tidak hanya keluar dari ketergantungan bantuan sosial (bansos), tetapi juga siap melangkah menuju program pemberdayaan.

 

“Inilah wujud dari sinergi dan gotong royong. Program pusat berjalan seiring dengan program daerah. Kuncinya: kolaborasi," serunya lagi.

Baca Juga: Pemkot Pekalongan Gunakan DTSEN, Bansos Kini Lebih Tepat dan Efektif 

Gus Ipul menekankan pentingnya Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar transformasi bantuan sosial.

Ia menyampaikan, Presiden Prabowo telah menerbitkan Inpres Nomor 4 Tahun 2025 untuk memastikan seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah (Pemda) memiliki acuan data tunggal yang akurat. 

“Kalau data kita berantakan, program tidak akan tepat sasaran,” ujarnya.

Acara graduasi itu menjadi bukti bahwa ketika pemerintah pusat dan daerah bergerak dengan satu visi, perubahan yang dirasakan masyarakat bisa hadir lebih cepat.

Dari Pemalang, pesan itu jelas bahwa gotong royong adalah kunci, dan kolaborasi adalah jalannya.

Di sisi lain, kebanggaan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro tak dapat disembunyikan. Baginya, pencapaian hari itu adalah momentum besar bagi daerahnya dalam mempercepat pengentasan kemiskinan.

Ia menyebutkan keberhasilan graduasi 1.000 KPM sebagai bukti bahwa kerja keras pendamping sosial, pemerintah, dan masyarakat berjalan beriringan.

 

“Ini bukti suksesnya intervensi program pemerintah, juga bukti bahwa para KPM mampu berubah, bekerja, dan bangkit,” katanya dengan bangga.

Anom memastikan bahwa Pemkab Pemalang akan terus mengakselerasi program pengurangan kemiskinan, pemberdayaan sosial, serta peningkatan kualitas SDM melalui visi Pemalang Bercahaya.

Baca Juga: Polisi Rangkul Mahasiswa Gelar Penyaluran Bansos Menjelang Ramadan, Mahasiswa Apresiasi 

Anom juga menegaskan komitmen Pemalang dalam memperkuat pembaruan data kemiskinan melalui DTSEN, yang di-update setiap tiga bulan.

“Kami bahkan akan membuat desk data di tiap desa agar proses pembaruan berjalan lebih cepat dan akurat,” tambahnya di hadapan Mensos. (han/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#pemalang #graduasi #PKM #pkh #kemensos #Mensos Gus Ipul