Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Jaminan Antenatal Care dari JKN, Bentuk Perlindungan Sejak Awal Kehidupan

Puput Puspitasari • Selasa, 18 November 2025 | 18:50 WIB
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti

METROPEKALONGAN.ID, Magelang – Kehamilan yang sehat berawal dari pemeriksaan rutin dan pemantauan kondisi ibu sejak dini.

Melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan memastikan setiap ibu hamil mendapatkan layanan Antenatal Care (ANC) tanpa hambatan biaya.

Layanan ini menjadi wujud nyata perlindungan kesehatan sejak awal kehidupan.

Pelaksanaan jaminan pemeriksaan kehamilan ini merupakan bagian dari upaya BPJS Kesehatan menjaga kesehatan ibu dan anak secara menyeluruh.

Program JKN tidak hanya hadir untuk menanggung biaya pengobatan, tetapi juga menjamin layanan pencegahan dan pemantauan rutin bagi peserta, termasuk bagi ibu hamil di seluruh Indonesia.

“BPJS Kesehatan memastikan seluruh peserta, khususnya ibu hamil, dapat mengakses layanan pemeriksaan kehamilan di FKTP tanpa biaya tambahan. Kami ingin memastikan setiap ibu merasa aman dan terlindungi selama masa kehamilannya,” ujar Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti, Selasa (18/11/2025).

Menurutnya, setiap ibu hamil dianjurkan melakukan pemeriksaan minimal empat kali selama masa kehamilan.

Terdiri atas satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua, dan dua kali pada trimester ketiga.

Pemeriksaan tersebut mencakup pengukuran tekanan darah, skrining laboratorium dasar, serta pemberian tablet tambah darah.

“Tujuan pemeriksaan ini bukan hanya mengetahui kondisi janin, tapi juga untuk mencegah risiko komplikasi. Jika ditemukan tanda bahaya, dokter atau bidan dapat segera memberikan rujukan ke rumah sakit,” jelasnya.

Maya menambahkan bahwa BPJS Kesehatan juga terus berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, puskesmas, dan bidan desa untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, terutama ibu muda.

Edukasi dilakukan agar masyarakat memahami bahwa ANC bukan hanya prosedur medis, melainkan langkah pencegahan penting yang berdampak langsung pada keselamatan ibu dan bayi.

“Kami ingin mengubah pola pikir bahwa BPJS Kesehatan hanya digunakan saat sakit. Justru pemeriksaan rutin seperti ANC ini adalah bentuk nyata fungsi JKN dalam menjaga kesehatan sebelum masalah muncul,” tambahnya.

Selain melalui fasilitas kesehatan, BPJS Kesehatan juga mendorong peserta untuk memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN sebagai sarana memantau jadwal kontrol, status kepesertaan, hingga lokasi fasilitas kesehatan terdekat.

“Dengan fitur Mobile JKN, ibu hamil bisa mengatur waktu kunjungan dan melihat riwayat pemeriksaan tanpa harus repot. Aplikasi ini memudahkan peserta agar lebih aktif menjaga kesehatannya sendiri,” pungkas Maya.

Salah satu peserta yang telah merasakan manfaat jaminan pemeriksaan kehamilan ini adalah Rizka, 28 tahun, warga Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.

Rizka sedang mengandung anak keduanya dan rutin memanfaatkan layanan ANC di puskesmas tempatnya terdaftar sebagai peserta JKN.

“Setiap bulan saya kontrol ke puskesmas. Pemeriksaannya lengkap dan gratis, termasuk vitamin serta pengecekan tekanan darah. Petugasnya juga ramah dan selalu ingatkan jadwal berikutnya,” ungkap Rizka.

Ia mengaku sempat tidak tahu bahwa pemeriksaan kehamilan termasuk layanan yang dijamin JKN. Setelah mendapat informasi dari bidan desa, ia segera mendaftarkan diri untuk melakukan pemeriksaan rutin.

“Awalnya saya kira BPJS Kesehatan hanya bisa dipakai kalau sakit. Ternyata pemeriksaan hamil juga dijamin. Sekarang saya jadi lebih tenang, karena tahu kondisi bayi selalu terpantau,” ujarnya.

Bagi Rizka dan keluarganya, keberadaan JKN sangat membantu, terutama dalam hal pembiayaan.

“Kalau bayar sendiri pasti berat, apalagi harus kontrol berkali-kali. Tapi dengan JKN, semuanya ditanggung. Saya tinggal datang sesuai jadwal,” tambahnya.

Rizka bercerita bahwa dirinya kerap mendorong tetangga dan teman sesama ibu hamil untuk memanfaatkan fasilitas ini.

“Masih banyak yang belum tahu kalau ANC ditanggung JKN. Saya sering cerita supaya mereka juga mau kontrol rutin agar bisa melewati kehamilan dengan lebih aman dan sehat,” pungkasnya. (put/bis)

Editor : H. Arif Riyanto
#Maya Susanti #ibu hamil #bpjs kesehatan #jaminan kesehatan nasional (jkn)