METROPEKALONGAN.COM, Wonosobo – Banyak peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang membutuhkan layanan terkait keluhan saraf. Mulai dari neuropati, gangguan saraf perifer, nyeri menjalar, hingga pemantauan pasca stroke.
Seluruh layanan tersebut memerlukan pemeriksaan spesialis dan tindak lanjut yang konsisten. Melalui Program JKN, layanan poli syaraf dijamin sesuai indikasi medis sehingga peserta dapat mengakses perawatan tanpa kendala biaya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Magelang Maya Susanti menegaskan, bahwa pelayanan poli syaraf termasuk dalam manfaat yang dijamin penuh oleh Program JKN. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam memastikan peserta memperoleh penanganan medis yang tepat dan berkelanjutan.
“Gangguan saraf umumnya tidak selesai dalam satu kali kunjungan. Peserta membutuhkan pemeriksaan menyeluruh, kontrol berkala, dan terapi berkelanjutan. JKN hadir untuk menjamin seluruh rangkaian layanan tersebut, mulai dari konsultasi spesialis, pemeriksaan penunjang seperti laboratorium atau CT Scan, hingga penanganan medis sesuai kebutuhan. Asalkan peserta mengikuti prosedur rujukan yang berlaku, seluruh pelayanan dapat diakses tanpa biaya tambahan,” jelas Maya, Jumat (21/11/2025).
Maya juga menekankan pentingnya koordinasi yang kuat antara BPJS Kesehatan dan rumah sakit mitra agar layanan poli syaraf berlangsung efektif dan tepat waktu. Menurutnya, kolaborasi dengan fasilitas kesehatan merupakan kunci dalam meningkatkan mutu pelayanan serta memastikan peserta yang membutuhkan penanganan jangka panjang mendapatkan akses yang konsisten.
“Kami terus memperkuat komunikasi dan monitoring pelayanan dengan rumah sakit mitra. Harapannya, setiap peserta yang membutuhkan layanan poli syaraf dapat memperoleh pelayanan yang optimal, baik dari sisi waktu tunggu, kesinambungan terapi, maupun mutu tindakan medis yang diberikan,” tambahnya.
Setelah seluruh komitmen tersebut disampaikan, Maya mengajak masyarakat untuk tidak menunda pemeriksaan apabila mengalami keluhan yang berhubungan dengan saraf. Deteksi dini dan penanganan tepat terbukti membantu mempercepat pemulihan dan mencegah perburukan kondisi.
Salah satu peserta yang merasakan langsung manfaat penjaminan ini adalah Sunariyah, warga asli Wonosobo. Ia merasakan keluhan pada kakinya berupa nyeri menjalar, rasa berat, dan kesemutan yang membuat aktivitas hariannya terganggu. Setelah mendapatkan pemeriksaan di puskesmas, Sunariyah dirujuk ke poli syaraf rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.
“Alurnya jelas. Dari puskesmas saya mendapat rujukan, lalu di rumah sakit langsung diperiksa dokter syaraf. Semua tindakan yang saya jalani dijamin penuh oleh JKN. Saya sangat terbantu karena tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan,” tutur Sunariyah.
Setelah mendapatkan penanganan spesialis, Sunariyah menjalani beberapa rangkaian pemeriksaan dan tindak lanjut sesuai arahan dokter. Ia merasakan perubahan bertahap pada keluhan di kakinya setelah rutin melakukan kontrol dan mengikuti program terapi yang disarankan.
“Setiap kali kontrol, saya merasa ada perkembangan. Dokternya selalu memantau kondisi saya dengan baik. Seluruh prosesnya dijamin JKN, jadi saya bisa menjalani perawatan tanpa beban pikiran,” ujarnya. (put/bis)
Editor : H. Arif Riyanto