METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Bank Indonesia.
Melalui Ikatan Pegawai Bank Indonesia (IPEBI), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Tegal menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal Bimala menjelaskan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong dan donasi pegawai Bank Indonesia dari berbagai unit, mulai dari IPEBI Kantor Pusat, IPEBI Komisariat Jawa Tengah, Solo, Tegal, hingga Purwokerto.
Baca Juga: Putra Daerah Pemalang Buka Pintu Ibu Kota, Gen Z Diajak Tembus Industri Musik
"Aksi kemanusiaan ini menyasar wilayah yang terdampak bencana sejak pertengahan Januari 2026," ucapnya pada Rabu 28 Januari 2026.
Sejumlah daerah di Pantura tercatat mengalami dampak banjir dan longsor, di antaranya Kabupaten Demak, Kabupaten Kudus, Kabupaten Jepara, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, dan Kabupaten Pemalang.
Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan terkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat agar tepat sasaran sesuai kebutuhan di lapangan.
Baca Juga: 21 ASN Pemkot Pekalongan Masuki Masa Pensiun, Dapat Tugas Jadi Juru Informasi
Pada 24 Januari 2026, penyerahan bantuan dilaksanakan di Kota Pekalongan. Bantuan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, bersama jajaran KPwBI Tegal, dan diterima oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pekalongan, Priyono.
Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir yang melanda Kota Pekalongan sejak 18 Januari 2026, akibat tingginya intensitas curah hujan di wilayah hulu yang berdampak ke kawasan Pantura.
Aksi kemanusiaan IPEBI kemudian berlanjut pada 26 Januari 2026 dengan distribusi bantuan ke Kabupaten Batang dan Kabupaten Pemalang melalui BPBD masing-masing daerah. Di Kabupaten Batang, bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Batang, Suyono.
Dalam kesempatan tersebut, Suyono menyampaikan apresiasi atas kepedulian Bank Indonesia kepada masyarakat terdampak bencana.
Ia menilai, kolaborasi lintas lembaga menjadi kunci percepatan penanganan dan pemulihan pascabencana.
“Sinergi seperti ini sangat membantu masyarakat. Penanganan bencana tidak bisa dilakukan sendiri, perlu dukungan banyak pihak,” ujarnya.
Baca Juga: Banjir Pekalongan Hari ke-10, Dapur Umum Jadi Simbol Kuatnya Kolaborasi Warga
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pangan dan nonpangan, antara lain matras, perlengkapan mandi, obat-obatan, vitamin, susu, air mineral, beras, mi instan, makanan ringan, serta makanan kaleng.
Kepala KPwBI Tegal, Bimala, berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Pantura Jawa Tengah.
Ia juga mengapresiasi para relawan, petugas BPBD, dan seluruh pihak yang terus bekerja di lapangan membantu para korban.
“Ini adalah wujud kepedulian pegawai Bank Indonesia. Semoga bantuan ini memberi manfaat nyata dan menjadi penguat bagi masyarakat untuk segera bangkit,” pungkasnya.
Melalui aksi ini, IPEBI menegaskan bahwa kepedulian sosial menjadi bagian tak terpisahkan dari peran Bank Indonesia, tidak hanya menjaga stabilitas ekonomi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat musibah melanda. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla