Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Proses Penanganan Kasus Penemuan Bayi di atas Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta–Solo Terus Berlanjut

Adityo Dwi Riyantoto • Selasa, 7 Juli 2026 | 12:44 WIB

 

PENEMUAN BAYU : Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan nama kepada bayi yang ditemukan di atas Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta–Solo (ist)
PENEMUAN BAYU : Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan nama kepada bayi yang ditemukan di atas Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta–Solo (ist)

METROPEKALONGAN.COM, Surakarta-Jajaran Polresta Surakarta bersama Pemerintah Kota Surakarta menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan dan perlindungan bayi yang ditemukan di atas Kereta Api Sancaka jurusan Yogyakarta–Solo dan saat ini menjalani perawatan di RS Bhayangkara Tk. IV Surakarta.

Bentuk perhatian dan dukungan moril bagi bayi tersebut sekaligus memastikan kondisi kesehatannya terus mendapat penanganan terbaik dari tim medis. Polresta Surakarta juga memastikan proses penanganan kasus terus berjalan. Selain fokus pada aspek hukum, kepolisian bersama Pemerintah Kota Surakarta dan pihak rumah sakit terus bersinergi untuk menjamin bayi mendapatkan perawatan medis yang optimal serta perlindungan yang layak. 

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani memberikan nama kepada bayi itu, yakni Bayu Nawasena Bhayangkara. Nama tersebut mengandung doa dan harapan agar sang bayi dapat tumbuh sehat, memperoleh kasih sayang, serta memiliki masa depan yang cerah.

Astrid menjelaskan, nama tersebut memiliki makna yang mendalam. Kata "Bayu" merepresentasikan salah satu unsur kehidupan yang mengalir layaknya air, sebagai simbol perjalanan hidup yang diharapkan terus mengalir menuju masa depan yang lebih baik.

Baca Juga: Nahas, Seorang Petani Ditemukan Tewas Terpanggang Kebun Tebu di Banyuputih

Sementara "Nawasena" dimaknai sebagai harapan baru dan masa depan yang gemilang, sedangkan "Bhayangkara" menjadi pengingat atas perhatian dan perlindungan yang diberikan oleh Polri sejak bayi tersebut ditemukan.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasihumas AKP Lingga Ramadhani mengatakan, kunjungan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada anak, khususnya terhadap bayi yang menjadi korban situasi yang memerlukan penanganan khusus.

"Polresta Surakarta berkomitmen memberikan perlindungan maksimal terhadap anak. Melalui Sat PPA, kami terus melakukan pendampingan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, serta instansi terkait agar seluruh hak-hak bayi ini dapat terpenuhi dengan baik, baik dari sisi kesehatan maupun perlindungan hukumnya," ujar AKP Lingga.

Baca Juga: Kasus Gigitan Ular di Kabupaten Pekalongan Meningkat, Begini Kata RSUD Kajen

Melalui kolaborasi antara Polri, Pemerintah Kota Surakarta, dan tenaga kesehatan, diharapkan hak-hak anak dapat terpenuhi secara maksimal sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan kepedulian kepada masyarakat, khususnya terhadap anak yang membutuhkan perhatian dan perlindungan khusus. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
#Kereta Api Sancaka #Polresta Surakarta #Astrid Widayani #Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo #penemuan bayi