METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan – Kepindahan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang, S.Sos. ke Markas Besar TNI Angkatan Darat meninggalkan kesan mendalam bagi Pemerintah Kota Pekalongan. Selama hampir satu tahun memimpin Kodim 0710/Pekalongan, berbagai program kolaboratif yang dijalankan bersama dinilai berhasil memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan maupun menjaga kondusifitas wilayah.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pekalongan HA Afzan Arslan Djunaid atau yang akrab disapa Aaf saat menghadiri acara Pisah Sambut Komandan Kodim 0710/Pekalongan di Hotel Dafam Kota Pekalongan, Rabu malam (8/7/2026).
Dalam sambutannya, Aaf menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Menurutnya, hubungan yang terjalin selama ini tidak hanya sebatas koordinasi antar lembaga, tetapi telah berkembang menjadi kemitraan yang solid dalam melayani masyarakat.
"Atas nama Pemerintah dan seluruh masyarakat Kota Pekalongan, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Bapak Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang atas dedikasi, pengabdian, dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama memimpin Kodim 0710/Pekalongan," ujar Aaf.
Ia menilai kehadiran Kodim 0710/Pekalongan selama kepemimpinan Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang memberikan kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. Selain itu, TNI juga aktif mendukung program pembangunan, membantu penyelesaian persoalan sosial kemasyarakatan, hingga terlibat dalam berbagai aksi kemanusiaan.
Menurut Aaf, kolaborasi tersebut menjadi modal penting bagi Kota Pekalongan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Karena itu, hubungan erat antara pemerintah daerah dan TNI harus terus dipertahankan.
Aaf juga mengucapkan selamat kepada Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang yang kini mengemban amanah baru sebagai Perwira Pembantu Madya-2/Rencana Strategis di Mabes TNI AD. Di sisi lain, ia menyambut hangat kehadiran Dandim 0710/Pekalongan yang baru, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, S.H., seraya berharap sinergi yang telah terbangun semakin kuat.
Menurutnya, di tengah tantangan berupa dinamika ekonomi global, perkembangan teknologi informasi, hingga potensi polarisasi sosial, kerja sama antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat menjadi pondasi utama menjaga keamanan dan ketentraman wilayah.
"Kita harus terus menjaga persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan mengedepankan kepentingan bersama. Stabilitas keamanan merupakan modal utama dalam melaksanakan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.
Ia berharap di bawah kepemimpinan Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, Kodim 0710/Pekalongan semakin memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, memperkokoh ketahanan nasional di tingkat daerah, sekaligus mendukung percepatan pembangunan.
Sementara itu, Letkol Arm Ihalauw Garry Herlambang mengaku bersyukur dapat mengabdi di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat yang selama ini memberikan dukungan sehingga berbagai program dapat berjalan dengan baik.
Dengan segala kekurangan dan keterbatasan, Letkol Garry dan keluarga mengucapkan terimakasih karena sudah diterima dengan baik di Pekalongan. "Terima kasih atas bimbingan Bapak Walikota, Bapak Kapolres, dan seluruh jajaran Forkopimda. Mohon doa restu agar kami dapat menjalankan amanah di tempat penugasan yang baru dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0710/Pekalongan yang baru, Letkol Inf Muhammad Nurul Chabibi, memperkenalkan diri sekaligus menyatakan komitmennya untuk melanjutkan sinergi yang telah dibangun pendahulunya. Berbekal pengalaman bertugas di berbagai daerah, termasuk Maluku Utara dan Papua, ia optimistis dapat mempererat komunikasi dengan seluruh unsur Forkopimda serta masyarakat.
"Kami mohon bimbingan dari Bapak Wali Kota, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh pihak. Mari kita bersinergi dan memperkuat silaturahmi, karena seperti yang disampaikan Bapak Presiden Prabowo, seribu kawan itu terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak," katanya.
Suasana pisah sambut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Momentum tersebut sekaligus menjadi simbol berlanjutnya komitmen kolaborasi antara Pemerintah Kota Pekalongan, TNI, Polri, dan seluruh unsur Forkopimda dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mengawal pembangunan demi kesejahteraan masyarakat. (han/dit)