Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

“Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat”, Layanan Kesehatan Mental Posyandu Surakarta 

Adityo Dwi Riyantoto • Jumat, 17 Juli 2026 | 10:31 WIB
 Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Hj.Nawal Arafah Yasin, meninjau Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) RW 6 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026).
 Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Hj.Nawal Arafah Yasin, meninjau Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) RW 6 Kelurahan Penumping, Kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Kamis (16/7/2026).

 

METROPEKALONGAN.COM. Surakarta –Inovasi layanan kesehatan mental “Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat” Posyandu di Kota Surakarta mendapat apresiasi dari Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Hj.Nawal Arafah Yasin. Layanan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesehatan jiwa masyarakat setempat.

“Kalau misalnya teridentifikasi membutuhkan penanganan lebih lanjut, maka kemudian dirujuk ke puskesmas ataupun ke rumah sakit jiwa. Dan ini ada di setiap-setiap Posyandu di kota Surakarta ini. Luar biasanya lagi, untuk kesehatan mental ini ada taglinenya. Taglinenya adalah Ojo Lali Mesem, Ojo Lali Sambat. Curhatmu berarti kesehatan jiwa itu penting,” beber Ning Nawal, panggilan  akrabnya, didampingi Ketua TP Posyandu Kota Surakarta Venessa Winastesia Respati, Kamis (16/7/2026).

 Layanan kesehatan mental, terang Nawal, juga bisa diakses melalui scan barcode yang dipajang di Posyandu. Link dalam barcode tersebut berisi jadwal Posyandu di Kota Surakarta, kemudian psikolog mana yang bisa melakukan konsultasi secara online dan offline di Posyandu-Posyandu.

Tak hanya layanan kesehatan mental, Nawal juga mengapresiasi integrasi data pada Posyandu RW 06, melalui web Posyandu. Aduan-aduan juga sudah terintegrasikan dengan data tersebut. Misalnya, data warga lanjut usia (lansia), ibu hamil, dan sebagainya. Termasuk, bagaimana respons dinas terkait terhadap aduan masyarakat, yang dikoordinasikan dalam satu wadah.

Baca Juga: Bunda PAUD Kota Pekalongan Apresiasi Siswa TK Pembina Bendan, Cepat Beradaptasi dan Berani Tampil di Hari Pertama Sekolah 

Ditambahkan, inovasi-inovasi tersebut bisa dilakukan di Posyandu lain, sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, Posyandu 6 SPM betul-betul memberikan pelayanan pada semua kebutuhan masyarakat. Terlebih, layanan Posyandu terintegrasi dengan Kecamatan Berdaya, yang merupakan program Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

“Maka, Dinas Sosial juga memiliki namanya Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) untuk bagaimana integrasi data, dan untuk bantuan-bantuan yang kemudian ini bisa diintegrasikan di kabupaten/ kota,” terang Nawal, yang juga Ketua TP PKK Jawa Tengah. (dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Posyandu di Kota Surakarta Ojo Lali Mesem Ojo Lali Sambat Nawal Arafah Yasin Posyandu Provinsi Jawa Tengah