Career Expo 2026, BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Perusahaan Peduli Pekerja

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:11 WIB
APRESIASI : Pemkab Pekalongan dan BPJS Ketenagakerjaan saat serahkan Ketenagakerjaan Award 2026 pada Kajen Career Expo 2026 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa (4/8/2026).
APRESIASI : Pemkab Pekalongan dan BPJS Ketenagakerjaan saat serahkan Ketenagakerjaan Award 2026 pada Kajen Career Expo 2026 di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa (4/8/2026)

 

METROPEKALONGAN.COM,Kajen – Komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan mendapat apresiasi khusus dari BPJS Ketenagakerjaan pada gelaran Kajen Career Expo 2026.

Langkah tersebut dinilai menjadi bukti nyata kolaborasi dunia usaha dan pemerintah dalam memperkuat perlindungan tenaga kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kajen Career Expo 2026 resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pekalongan H. Sukirman, di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Kajen, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 4–5 Agustus 2026, menjadi wadah mempertemukan pencari kerja dengan dunia industri sekaligus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di Kabupaten Pekalongan.

Dalam kesempatan tersebut juga diluncurkan program Rumah Siap Kerja Kajen sebagai pusat layanan ketenagakerjaan terpadu. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pekalongan menyerahkan Ketenagakerjaan Award 2026 kepada sejumlah Bursa Kerja Khusus (BKK), perusahaan, dan mitra industri yang dinilai berkontribusi dalam penempatan tenaga kerja, pemberdayaan penyandang disabilitas, perlindungan pekerja rentan, hingga menciptakan hubungan industrial yang harmonis.

Baca Juga: Pemkab Pekalongan Segera Tambah Penerangan Kawasan Alun-Alun Kajen, Menyusul Temuan Botol Miras

Rangkaian acara turut diisi dengan penyerahan manfaat Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan melalui kelompok BPD desa dan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), pembagian kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan melalui program Kajen Keren, serta pemberian penghargaan kepada para pemenang lomba konten kreatif.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekalongan, Widhi Astri Aprilia Nia, mengungkapkan hingga saat ini sebanyak 40 perusahaan telah terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan sektor Bukan Penerima Upah (BPU) untuk perlindungan pekerja rentan.

Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Atas nama BPJS Ketenagakerjaan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada perusahaan yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada masyarakat melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Langkah ini merupakan bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi para pekerja rentan yang selama ini memiliki risiko tinggi dalam menjalankan aktivitas pekerjaannya," ujarnya.

Menurut Widhi, pekerja rentan memiliki peran penting dalam menggerakkan roda perekonomian. Namun, kelompok tersebut kerap menghadapi risiko kecelakaan kerja maupun meninggal dunia tanpa perlindungan yang memadai.

Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, para pekerja memperoleh jaminan perlindungan sehingga mereka dan keluarganya memiliki rasa aman saat menjalankan pekerjaan sehari-hari.

Ia menegaskan, program tersebut bukan sekadar pemberian kartu kepesertaan, melainkan investasi sosial yang menghadirkan kepastian dan harapan bagi pekerja serta keluarganya.

"Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi pondasi untuk menciptakan budaya kerja yang lebih aman, produktif, dan berkelanjutan," katanya.

BPJS Ketenagakerjaan juga berharap inisiatif perusahaan yang telah memberikan perlindungan kepada pekerja rentan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya.

Menurut Widhi, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi kunci dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja Indonesia.

Sementara itu, Plt. Bupati Pekalongan Sukirman mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong investasi yang dinilai mampu membuka lapangan kerja baru sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Pekalongan.

Ia menyebut kehadiran perusahaan besar, seperti PT Hardases Abadi Indonesia (HAI), telah memberikan dampak signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja.

Berdasarkan data yang telah divalidasi Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran di Kabupaten Pekalongan turun dari sekitar 3,29 persen menjadi 3,04 persen.

Sukirman juga mengajak para lulusan baru dan pencari kerja memanfaatkan Kajen Career Expo sebagai kesempatan memperoleh informasi lowongan kerja sekaligus mengikuti proses rekrutmen secara langsung.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan BPJS Ketenagakerjaan terus diperkuat agar semakin banyak pekerja, khususnya pekerja rentan, memperoleh perlindungan sosial yang layak serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.(han/dit)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Kajen Career Expo kabupaten Pekalongan bpjs ketenagakerjaan