KAI Perketat Jalur KA, Masinis Bunyikan Peringatan

Lutfi Hanafi • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 17:19 WIB
JAGA REL : PT KAI perketat jalur rel kereta di sekitar kawasan Kanzus Sholawat saat pengajian Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Minggu, (20/9/2026).(IST)
JAGA REL : PT KAI perketat jalur rel kereta di sekitar kawasan Kanzus Sholawat saat pengajian Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, Minggu, (20/9/2026).(IST)


METROPEKALONGAN.COM, Pekalongan –  Aktivitas ribuan jamaah di sekitar Kanzus Sholawat Pekalongan saat pengajian Maulid Nabi Besar Muhammad SAW membuat PT KAI Daop 4 Semarang memperketat pengawasan jalur kereta api, Minggu (20/9/2026).

Tak hanya menambah penjagaan di sejumlah titik rawan, KAI juga menginstruksikan masinis untuk lebih waspada ketika melintasi kawasan yang berdekatan dengan lokasi pengajian.

Suara peringatan dari lokomotif akan dibunyikan sebelum kereta melewati area tersebut. Langkah ini menjadi salah satu upaya KAI mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat di sekitar jalur rel selama kegiatan berlangsung.

Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang mengatakan, pengajian Maulid Nabi di Kanzus Sholawat diperkirakan dihadiri ribuan jamaah.

Besarnya jumlah peserta berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat, termasuk di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang yang berada di kawasan lokasi pengajian.

Baca Juga: Rawan Kebakaran, Warga Kuryos Dilatih Jinakkan Api

Baca Juga: PKK Kota Pekalongan Tak Sekadar Kumpul, Administrasi Diperkuat

“KAI terus mengimbau seluruh peserta pengajian agar tidak beraktivitas di jalur rel kereta api, tidak berhenti di area perlintasan, serta tetap mematuhi aturan keselamatan demi keamanan bersama,” ujarnya.

Mengantisipasi kondisi tersebut, KAI Daop 4 Semarang meningkatkan penjagaan pada titik-titik yang dianggap rawan terhadap aktivitas masyarakat.

Petugas pengamanan internal KAI juga disiagakan untuk melakukan pengawasan di lapangan.

Pengamanan diperkuat melalui koordinasi dengan aparat TNI/Polri serta pemerintah daerah.

Di sisi operasional perjalanan kereta api, Awak Sarana Perkeretaapian mendapat instruksi untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan sekitar Kanzus Sholawat.

Masinis diminta membunyikan suara peringatan melalui lokomotif saat kereta mendekati dan melewati lokasi pengajian.

Peringatan tersebut diharapkan dapat menjadi tanda bagi masyarakat agar tidak berada terlalu dekat dengan jalur kereta api.

Baca Juga: Eks Anak Buah Yaqut Ungkap Jejak Fee Haji Jadi Fortuner Hingga Rumah Mewah

Baca Juga: Balgis Minta Santri Jadi Contoh Peduli Sampah

Selain penjagaan dan peringatan dari lokomotif, KAI juga meningkatkan penyampaian himbauan keselamatan melalui pengeras suara di stasiun maupun area sekitar jalur kereta api.

KAI mengingatkan peserta pengajian agar tidak menjadikan jalur rel sebagai tempat berkumpul atau berhenti.

Masyarakat juga diminta tidak berada di area perlintasan ketika kereta akan melintas.

Langkah pengamanan tersebut dilakukan agar aktivitas keagamaan tetap berlangsung dengan tertib tanpa mengganggu keselamatan perjalanan kereta api maupun jamaah yang hadir.

“KAI mendukung seluruh kegiatan masyarakat yang berlangsung dengan tertib dan aman. Untuk itu kami mengajak seluruh peserta pengajian dan masyarakat sekitar agar bersama-sama menjaga keselamatan perjalanan kereta api demi kenyamanan dan keamanan bersama,” tutupnya.(han)

Editor : Adityo Dwi Riyantoto
Sumber : metropekalongan.com
Maulid Nabi Besar Muhammad SAW PT KAI Daop 4 Semarang kota pekalongan pt kai Kanzus Sholawat pekalongan