METROPEKALONGAN.COM, Pemalang – Kepulan asap dari sebuah rumah di Desa Pegundan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, sontak membuat warga bergerak.
Begitu mengetahui adanya kebakaran, warga bersama polisi dan petugas pemadam kebakaran langsung bergotong royong menjinakkan api.
Kebakaran tersebut terjadi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 08.30 WIB dan menimpa rumah milik K (53). Respons cepat petugas bermula setelah laporan kebakaran diterima melalui Call Center 110 Polres Pemalang.
Kapolres Pemalang AKBP Rendy Setia Permana melalui Kapolsek Petarukan AKP Amroni mengatakan, sebelum api membesar, pemilik rumah sempat mendengar suara dari dalam rumah ketika sedang berbincang dengan tetangganya di depan rumah.
“Awalnya korban mendengar suara dari dalam rumah, saat sedang mengobrol dengan tetangganya di depan rumah,” kata AKP Amroni, pada Selasa (29/9/2026).
Penasaran dengan suara tersebut, korban kemudian masuk ke bagian kamar. Saat itulah korban melihat kepulan asap yang berasal dari dalam rumah.
Baca Juga: ASN Pemkot Pekalongan Terobos Jalan Cor, Ini Nasibnya
Baca Juga: Argo Merbabu Bawa Nuansa Jadul di HUT ke-81 KAI
Menyadari adanya kebakaran, korban segera meminta pertolongan warga sekitar dan perangkat Desa Pegundan. Laporan juga disampaikan kepada kepolisian melalui layanan darurat 110.
Tak lama berselang, polisi dan petugas Damkar tiba di lokasi. Warga yang lebih dulu berada di sekitar rumah langsung ikut membantu proses pemadaman.
“Setibanya di TKP, petugas bersama warga langsung melakukan pemadaman secara bergotong-royong,” ujar AKP Amroni.
Kerja sama antara warga dan petugas membuat kobaran api tidak sempat merembet lebih luas. Sekitar 30 menit setelah proses pemadaman dilakukan, api akhirnya berhasil dijinakkan. “Alhamdulillah api segera bisa dipadamkan sekitar 30 menit kemudian,” imbuhnya.
Meski api berhasil dikendalikan dengan cepat, dua kamar berukuran sekitar 2,5 x 2 meter mengalami kerusakan. Sejumlah barang di dalamnya, termasuk lemari dan kasur, turut hangus terbakar.
Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik.
“Dari hasil olah TKP, dugaan sementara penyebab kebakaran adalah akibat adanya korsleting listrik,” kata AKP Amroni.(han)
Editor : Adityo Dwi RiyantotoSumber : metropekalongan.com