Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tanah Longsor Terjadi di Gunung Alang Kabupaten Batang, Memutus Satu-Satunya Akses Warga

Riyan Fadli • Rabu, 24 Januari 2024 | 22:15 WIB
LONGSOR: Petugas bersama warga melewati area longsor di jalan penghubung menuju Gunung Alang. (istimewa)
LONGSOR: Petugas bersama warga melewati area longsor di jalan penghubung menuju Gunung Alang. (istimewa)

METROPEKALONGAN.COM, BATANG - Bencana tanah longsor terjadi di Gunung Alang, Desa Gerlang, Kecamatan Blado sejak Jumat, 19 Januari 2024. 

Peristiwa itu menutup akses warga di sana. Longsor terjadi beberapa kali di beberapa titik hingga memutus jalan antar pendukuhan. 

Jalan yang terputus akibat longsor merupakan akses satu-satunya warga di Dukuh Gunung Alang. Beberapa pihak bersama warga setempat bergotong royong membersihkan material longsor tiap kali longsor terjadi. 

 

 

Longsor terakhir terjadi pada Selasa, 23 Januari 2024. Hingga saat ini, jalan tersebut hanya bisa dilalui oleh sepeda motor. Mobil warga dari dalam perkampungan dan menuju perkampungan tidak bisa melintas.

PLH Camat Blado, Sutarno menjelaskan bahwa cuaca di daerah perbatasan dengan Kabupaten Banjarnegara itu kerap terjadi hujan deras. Sehingga berpengaruh pada longsor di beberapa titik.

"Pemkab Batang melalui Muspika Blado dan Kades mengevakuasi dengan baik langsung membersihkan jalan utama yang tertimbun tanah longsor," ujarnya Rabu, 24 Januari 2024.

 

 

Ada dua titik longsor. Karena curah hujan tinggi, longsor berulang kali terjadi pada titik yang sama.  

Muspika Blado menijau pada Sabtu, 20 Januari 2024 siang untuk memastikan area terdampak. Yautu agar bisa segera ditangani dan langsung melakukan pembersihan jalan sementara. Pembersihan dilakukan oleh BPBD Batang, muspika, dan masyarakat sekitar.

Pada tanggal 23 Januari 2024 sempat ada tanah longsor susulan tetapi tidak begitu parah seperti yang pertama kali.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan akan potensi bencana susulan karena hujan deras masih sering terjadi disana.

 

 

Hari ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan DPUPR Kabupaten Batang untuk meminjam satu excavator. 

Agar pembersihan material longsor yang menutup jalan utama seluruhnya menuju Dukuh Gunung Alang bisa segera dibuka sepenuhnya.

BPBD dan instansi terkait juga terus monitoring titik-titik rawan bencana di sekitar Desa Gerlang.

"Pada tanah longsor kemarin juga ada beberapa atap rumah banyak yang ambruk disebabkan angin kencang. Alhamdulillah, sudah mendapat bantuan dari Baznas," tandasnya. (yan/ida)

 

 

 

 

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#longsor #Gunung Alang #jalan #bpbd #akses