METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pembangunan kembali atap kolam renang TH Kramat yang ambruk tahun 2022 lalu jadi sorotan DPRD Kabupaten Batang.
Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Batang, Muafie mengatakan, pengawasan proyek yang akan dibangun tahun ini menjadi perhatian agar kasus ambruk tidak terulang kembali.
"Kita kawal dari pembahasan sampai pelaksanan. Sesuai fungsi-fungsi kita sebagai anggota Dewan. Agar semakin bagus program pembangunannya," ujar Muafie.
Seperti diketahui, Pemda Batang, melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang menganggarkan pembangunan atap senilai Rp 2,2 miliar.
Anggaran ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan anggaran sebelumnya yang hanya Rp 800 juta pada tahun 2019.
Walau demikian, anggaran Rp 2,2 miliar itu tidak hanya untuk pembangunan atap.
Baca Juga: Berebut 8 Kursi, Ini Peta Perolehan Suara Dapil Batang 4 Pileg DPRD Kabupaten Batang 2024
Disparpora berharap ada juga porsi anggaran untuk pembangunan tribun penonton.
"Kita anggarkan tahun ini, kita utamakan pada sisi kualitas. Jangan sampai terulang lagi. Ambruk terkena angin kencang. Harus lebih baik," imbuh Muafie.
Ia pun berharap, pembangunan juga memperhatikan desain yang modern dan kokoh. Tidak seperti bangunan sebelumnya yang ambruk tersapu angin saat hujan deras turun.
Baca Juga: 800 Ribu Suara Masuk, Ini Daftar Perolehan Kursi Dapil 13 Pileg 2024 DPRD Provinsi Jateng
Peristiwa ambruknya atap kolam renang prestasi yang berstandar nasional itu sempat menjadi perhatian banyak pihak.
Lantaran kolam biasa digunakan sebagai penyelenggaran event renang dari berbagai daerah. Tidak hanya Kabupaten Batang.
Baca Juga: 62 Persen Suara Masuk Dapil Batang 3, Ini Perhitungan Perolehan Kursi Pileg DPRD Kabupaten Batang 2024"Ini harus lebih berkualitas, baik dalam capaian hasil maupun dalam hal perencanaan. ini untuk tahun-tahun berikutnya," tandasnya. (yan/wan/ida)
Editor : Ida Nor Layla