METROPEKALONGAN.COM, Batang – Pengurus dan puluhan anggota Fatayat Muslimat NU Desa Gringsing, Kabupaten Batang, membagikan 1.500 bingkisan takjil kepada masyarakat pengguna jalan raya di depan Pondok Pesantren Al Munawwir Gringsing, Kamis 21 Maret 2024. Dalam rangka mengisi kegiatan Ramadan.
Pembagian dipimpin langsung oleh Ketua Fatayat Desa Gringsing Masrifah dan Ketua Fatayat NU Kecamatan Gringsing Siti Nur Azizah.
Bingkisan berisi jajanan khas bulan puasa seperti bubur, kolak, kue dan jeruk untuk berbuka puasa.
Takjil habis dalam waktu 30 menit. Karena selain lokasinya ramai, masyarakat juga sangat antusias.
Yanti, salah seorang warga yang dapat bingkisan dari Fatayat ini. Baginya tergolong mewah dan isinya lumayan banyak.
“Alhamdulillah, bingkisan takjilnya isinya banyak dan enak, bagi kami ini mewah banget,” serunya riang.
Jalan Raya Lama Gringsing akhir-akhir ini memang menjadi favorit untuk ngabuburit menunggu waktu berbuka puasa tiba.
Selain jalan-jalan sore, masyarakat juga bisa berburu jajanan sesuai keinginan.
Dari ujung selatan sampai utara jalan raya lama sepanjang lebih kurang 1 kilometer, ratusan pedagang musiman berjajar menggelar lapak. Aneka minuman, jajanan ringan sampai lauk tersedia dan semua laris.
Banyaknya pedagang ini menarik minat masyarakat dari luar Desa Gringsing untuk datang.
Meskipun ramai sampai memacetkan jalan, tapi lokasi ini aman karena tidak dilalui kendaraan besar.
Fenomena ini, menurut tokoh Gringsing Muchamad Aghus ZN bahwa pembagian takjil ini sebagai kegiatan keagamaan yang harus tetap dilestarikan. Agar masyarakat selalu guyup rukun dalam kebersamaan.
"Pemilu kemarin hubungan antarmasyarakat hampir merenggang. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan kekompakan dan tali silaturahmi dapat kembali terjalin," tegas Aghus.
Hal yang sama juga disampaikan Pimpinan Ponpes Al Munawwir KH Solikhin Syihab dan Kades Gringsing Murtadhlo yang memandang kekompakan masyarakat adalah hal penting untuk kemajuan dan keutuhan dalam hidup bernegara.
“Ini bukti kerukunan warga Gringsing, dengan tanpa memandang golongan, semua rukun bersama,” ucap Murtadho. (han/ida)
Editor : Ida Nor Layla