METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang punya cara positif sebagai sarana ikhtiar menolak bala.
Cara ini mengedepankan spiritualitas keagamaan untuk yang dilakukan secara bersama-sama.
Sejak enam bulan lalu, Pemkab Batang selalu menggelar Khotmil Quran secara rutin setiap bulan.
Kegiatan religi itu selalu dihadiri langsung oleh Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki. Dia hadir sebagai teladan pemimpin tertinggi di Kabupaten Batang.
Kegiatan Khotmil Quran ini sendiri digelar sebagai ajang dalam tanda kutip ruwatan.
Selama beberapa tahun belakangan, di Kabupaten Batang terbongkar aksi-aksi tidak terpuji di bidang pendidikan formal hingga keagamaan.
"Ini diawali dari kasus asusila yang marak di Kabupaten Batang, memang sejarah itu tidak bisa dihilangkan, tidak bisa diganti.
Saat itu, kalau begini caranya harus ruwatan massal ini. Semua agama ikut terlibat, tidak hanya Islam saja," ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Batang Akhmad Farkhan.
Tiap agama meruwat Batang dengan caranya masing-masing. Mereka memiliki tujuan yang sama berdoa untuk keselamatan Kabupaten Batang.
Sementara untuk agama Islam yang memiliki penganut paling banyak, punya cara tersendiri.
Yaitu Khotmil Quran. Acara tersebut didukung penuh oleh Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.
Lani selalu menyempatkan diri menghadiri dan menyimak acara Khotmil Quran di mana pun acara itu digelar.
Hingga saat ini Khotmil Quran sudah digelar hingga 10 kali. Bergiliran di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Batang.
Farkhan menyebutkan, setelah Khotmil Quran dan doa bersama menjadi agenda rutin, kasus-kasus asusila tidak muncul kembali. Beberapa kasus yang muncul adalah kasus lama yang baru terungkap.
"Alhamdulillah, dalam hal bencana Kabupaten Batang juga aman. Tidak termasuk sembilan daerah berstatus tanggap darurat bencana di awal tahun 2024 ini.
Padahal Kabupaten Pekongan, Kota Pekalongan, Kendal masuk daftar itu. Dan Batang lokasinya di tengah-tengahnya," imbuhnya.
Karenanya, Khotmil Quran dan doa bersama menjadi salah satu ikhtiar Kabupaten Batang untuk keselamatan daerah. Khotmil Quran ini pertama kali digelar pada bulan Juni 2023 di Kecamatan Bawang.
"Sebenarnya khotmil quran ini agenda yang biasa di lingkungan santri, kiai karena sudah pekerjaannya.
Tapi yang membuat luar biasa adalah Pj Bupati Batang bersama unsur Forkompinda hadir di dalamnya. Umaronya ikut terlibat, mendapat cahayanya," ucap Farkhan.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, Khotmil Quran juga dilakukan untuk membantu masyarakat sekitar.
Yaitu dengan menyalurkan bantuan-bantuan pada masyarakat yang membutuhkan.
“Adanya ruwatan massal bukan sebagai pembuang sial saja. Tetapi untuk kepentingan bersama untuk menjaga kondusivitas dan kestabilan perekonomian di Kabupaten Batang,” jelasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla