Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Tak Ada Demo di Hari Buruh, Pemkab Batang dan Buruh Tasyakuran Potong Tumpeng Bersama

Riyan Fadli • Kamis, 2 Mei 2024 | 05:00 WIB
KEBERSAMAAN: Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama perwakilan buruh mengadakan potong tumpeng perayaan Hari Buruh. (Istimewa)
KEBERSAMAAN: Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama perwakilan buruh mengadakan potong tumpeng perayaan Hari Buruh. (Istimewa)

 

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Peringatan Hari Buruh di Kabupaten Batang dirayakan dengan tasyakuran. Tidak ada demo pada Hari Buruh 2024.

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama perwakilan buruh melakukan potong tumpeng bersama. 

Memperingati Hari Buruh Internasional, Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Batang menggelar tasyakuran dengan potong tumpeng.

Sekaligus talk show bersama Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki di Aula Balai Latihan Kerja, Disnaker Kabupaten Batang.

Selain potong tumpeng, ada juga talk show membahas nasib para pekerja. Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki pada kesempatan ini mengimbau seluruh perusahaan di Kabupaten Batang agar mengutamakan calon pekerja dari daerah setempat. 

“Ini karena masih banyaknya pengangguran di sini, jadi perekonomian bisa tumbuh di Batang,” katanya saat mengikuti Peringatan Hari Buruh Internasional Rabu 1 Mei 2024.

Lani juga mengharapkan, para pekerja meningkatkan kualitas kerja dengan mengikuti berbagai pelatihan. Sehingga kompetensi terus terasah demi peningkatan kesejahteraan.

Kegiatan ini, diikuti 130 perwakilan pekerja, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).

Kepala Disnaker Batang Rahmat Nurul Fadilah mengatakan, adanya kesinambungan antara Disnaker dengan para pengusaha dan kaum pekerja diharapkan selalu terwujud.

Dibuktikan dengan peringatan Hari Buruh Internasional secara religius, yakni tasyakuran. Tidak ada aksi unjuk rasa. Karena aspirasi bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik.

“Sebagai bentuk dukungan, Disnaker memberikan pelatihan kepada para pekerja berupa beragam pelatihan. Ada pelatihan yang sesuai kompetensinya dan ada pula pelatihan tambahan untuk menunjang kehidupan masa depannya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua APINDO Batang Amir Hamzah mengakui, ke depan Kabupaten Batang akan menjadi kota industri. Karenanya, sinergitas antara pengusaha maupun pekerja dengan unsur Pemda harus terjalin baik. 

“Selama ini hubungan kondusif terus terjalin di Batang antarberbagai pihak, demi terwujudnya Kawasan Industri Terpadu Batang yang produktif dengan menjunjung tinggi keguyubrukunan,” ujarnya.

Ketua KSPSI Sucipto Adi mengatakan, harus ada hubungan industrial yang baik dengan berbagai pihak sehingga jika ada permasalahan ada solusi yang bisa diambil. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#hari buruh #tumpeng #batang