Meriahnya Karnaval Kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Batang
Riyan Fadli• Selasa, 20 Agustus 2024 | 22:41 WIB
KARNAVAL: Peserta pawai karnaval kemerdekaan Indonesia di Kabupaten Batang menampilkan kostum kreasi.
METROPEKALONGAN.COM, Batang - Ribuan peserta karnaval kemerdekaan Indonesia ke-79 tahun di Kabupaten Batang padati kota Batang, Senin 19 Agustus 2024.
Puluhan ribu masyarakat pun menyemut, menyambut meriah di sepanjang 3 kilometer rute jalan yang dilewati pawai.
Kegiatan ini diikuti Forkompinda, OPD, perwakilan seluruh kecamatan, perusahaan, hingga para siswa sekolah.
Sangking banyaknya peserta, panjang rombongan karnaval itu lebih dari 3 kilometer. Berbagai tema kostum dikenakan para peserta.
Seperti tokoh pahlawan, tokoh wayang, pakaian daerah, kostum kreasi batik, hingga kostum-kostum yang mencirikan instansinya masing-masing.
Banyak dari peserta pawai menampilkan Marching Pring, hiburan khas Batang.
"Setiap tahun, setiap memperingati kemerdekaan, kita upayakan ada karnaval budaya, karnaval pembangunan, untuk memberikan hiburan kepada masyarakat.
Kita menampilkan budaya nasional, khususnya budaya Batang dengan berpakaian, kostum yang beranekarag dengan teman yang berbagai ragam," ujar Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki.
Karnaval itu diikuti ribuan peserta yang terdiri atas 88 kontingen.
Lani berharap HUT ke-79 Republik Indonesia bisa memberikan semangat baru, terutama bagi sebagai generasi penerus.
Menurutnya, generasi penerus harus bisa mengisi kemerdekaan dengan aneka kegiatan yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat Batang.
"Harapannya, hari ulang tahun kemerdekaan ini bisa memberikan semangat baru bagi warga masyarakat Batang, bahwa kita sebagai generasi penerus untuk bisa mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan, aneka kegiatan yang bisa memberikan manfaat ke pada masyarakat Batang," imbuhnya.
Seorang warga Kecamatan Bawang, Fian, 45, rela menempuh jarak 30 Kilometer atau 1,5 jam untuk menyaksikan karnaval tahunan tersebut.
Bersama keluarga, ia merasa terhibur dengan iring-iringan pawai karnaval.
"Acara meriah, tidak kalah ramai dengan tahun lalu. Saya suka itu pas anak anak muda menampilkan kesenian tradisional seperti Marching Pring, atau tari Babalu yang asli Batang," ucapnya. (yan/ida)