METROPEKALONGAN.COM, Batang - Kecamatan Bandar sejak beberapa hari ini didatangi para pecinta bonsai dari berbagai daerah.
Mereka mengunjungi pameran dan kontes bonsai yang diadakan di Lapangan Gelora Bandar. Ratusan bonsai berbagai ukuran dan jenis dipajang di sana.
Ketua Paguyuban Babon Yatin Sujono menjelaskan, sekitar 400 peserta mengikuti kontes dan pameran tersebut.
Mereka berasal dari berbagai daerah, seperti Pekalongan, Banjarnegara, Kendal, Tegal, dan Kuningan.
"Ada yang ditawar sampai Rp 400 juta. Tapi bonsai itu nominalnya tidak bisa dipatok kalau aku suka, biasanya akan dibayar," terangnya, Selasa 10 September 2024.
Ia menjelaskan, harga jual bonsai tidak bisa dipatok sedemikian rupa. Hal ini karena bonsai merupakan karya seni yang dibuat tidak dalam waktu singkat.
Pertumbuhan tanaman dirawat hingga terlihat cantik dalam waktu bertahun-tahun, bahkan hingga puluhan tahun.
"Harga jual tinggi, karena ini nilai seni yang tidak bisa dipatok dengan harga. Yang jelas, di sini kami mengamankan bonsai dengan nilai miliaran rupiah," tegasnya.
Pameran dan kontes bonsai ini digelar sejak 5 hingga 11 September 2024. Berbagai jenis bonsai dipamerkan, mulai beringin, cemara, anting putri, dan lain sebagainya. Ukurannya pun beraneka macam, mulai dari kecil hingga besar.
Ia pun berharap, pameran ini bisa mengedukasi masyarakat agar masyarakat awam juga mengenal bonsai yang merupakan karya seni.
"Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi motivasi terhadap masyarakat khususnya Bandar dan Batang. Ada empat kriteria yang dinilai, yaitu gerak dasar, keserasian, penampilan dan kematangan," tandasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla