Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

KPU Batang Waspadai Tiga Kecamatan Rawan Bencana Jelang Pilkada Serentak 2024

Riyan Fadli • Jumat, 22 November 2024 | 21:41 WIB

 

JELANG PILKADA: Raker Kesiapan Distribusi dan Redistribusi Logistik di Hotel Sendang Sari, Kamis 21 November 2024.
JELANG PILKADA: Raker Kesiapan Distribusi dan Redistribusi Logistik di Hotel Sendang Sari, Kamis 21 November 2024.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang memetakan sejumlah titik rawan bencana jelang Pilkada 2024.

Ada tiga kecamatan yang mendapat perhatian khusus.

Yaitu Kecamatan Blado dan Kecamatan Bawang yang rawan bencana longsor, serta Kecamatan Batang yang rawan banjir. 

Ketua KPU Kabupaten Batang, Susanto Waluyo menyebut, pihaknya pun sudah melakukan upaya antisipasi.

Khususnya untuk menyiapkan tempat pemungutan suara (TPS) di lokasi-lokasi yang terhindar dari potensi bencana. 

"Dari pengalaman pemilu kemarin, ada daerah rawan banjir di Kecamatan Batang. Yakni di Kelurahan Karangasem Utara dan sekitarnya.

Untuk yang tanah longsor di daerah Desa Gerlang Kecamatan Blado dan Desa Pranten di Kecamatan Bawang," jelas Susanto di sela kegiatan Raker Kesiapan Distribusi dan Redistribusi Logistik di Hotel Sendang Sari, Kamis 21 November 2024.

Lewat pemetaan kerawanan ini, KPU Batang juga berupaya melakukan upaya pencegahan dan mitigasi.

Seperti identifikasi dan pemetaan jalur aman distribusi dan redistribusi logistik Pilkada. Kemudian persiapan armada dan jalur alternatif. 

"Ketika melaksanakan distribusi itu, kita melihat cuaca. Kalau memang titik-titik tertentu longsor, berarti harus mencari jalur alternatif.

Kami juga akan meminta masukan dari BPBD, dan juga BMKG untuk pemantauan perkembangan cuaca, dan terkait potensi adanya kondisi cuaca ekstrem," imbuhnya.

Sedangkan untuk antisipasi musim hujan, KPU Batang turut melakukan upaya pencegahan agar logistik tetap aman dan siap pakai hingga tiba di TPS.

Seperti penggunaan truk tertutup atau truk boks untuk distribusi.

Pihaknya juga berkoordinasi melalui Panitia pemilihan Kecamatan (PPK) ke camat masing-masing, untuk menyimpan logistik di tempat yang aman.

"Artinya logistik tidak terkena hujan, ruangannya tidak bocor, dan tidak mudah dimasuki orang dan hanya yang berkepentingan yang boleh masuk," tegasnya. 

Lewat Raker ini, KPU Batang berupaya membangun sinergi lintas sektor.

Sehingga proses distribusi dan redistribusi logistik Pilkada dari gudang KPU hingga TPS juga sebaliknya secara berjenjang, bisa berjalan lancar. 

"Oleh karenanya, kami menghadirkan empat narsum. Dua dari keamanan, kemudian dari BPBD Batang dan satunya dari Bawaslu Batang.

Mudah-mudahan menjadi pegangan dalam menjalankan distribusi dan redistribusi logistik dari Gudang KPU ke TPS dan sebaliknya, bisa berjalan lancar," harapnya.

Pihaknya menjadwalkan proses distribusi akan dimulai pada 23 November mendatang. Dimana saat ini, pihaknya tengah melakukan proses pengemasan dan pengepakan kebutuhan logistik.

Pihaknya juga turut memprioritaskan distribusi logistik ke daerah yang terjauh, tersulit, terbanyak memiliki TPS. 

"Hasil sortir kemarin ada surat suara yang rusak dan kurang. Tidak hanya sekali, tapi beberapa kali kami minta untuk pengawas di gudang untuk menghitung kembali. Dan untuk surat suara yang rusak sudah dipenuhi kekurangannya," tandasnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#kpu #pilkada #batang #bencana