METROPEKALONGAN.COM, Batang - Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Batang mencatat lebih dari 50 ribu wisatawan mengunjungi Kabupaten Batang selama liburan Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Lonjakan terbanyak terjadi di Pantai Sigandu. Tercatat ada 16,6 ribu kunjungan, dan 13 ribu di antaranya berlibur di Safari Beach Jateng yang juga ada di dalam kawasan.
"Kalau untuk objek wisata yang jadi primadona adalah Kayla Hils, Waykambang, Forest Kopi, Safari Beach Jateng, dan Sikembang," kata Kabid Destinasi Dan Pemasaran Disporapar Kabupaten Batang, Debbi Sintya Rengganis, Kamis 2 Januari 2025.
Kabupaten Batang sendiri punya kawasan wisata di pantai dan dataran tinggi. Wisata pantai yang banyak menyedot wisatawan ada di Pantai Sigandu dan Pantai Jodo yang dikelola Desa Wisata Sidorejo.
Sedangkan di dataran tinggi, Kayla Hils, Forest Kopi, Waykambang, dan Sikembang Park jadi primadona.
Kawasan Pantai Sigandu menyajikan banyak pilihan kafe yang berjajar di tepian pantai. Pengunjung pun bisa memilih puluhan tempat wisata yang sesuai keinginannya.
Sementara, Safari Beach Jateng sendiri dikenal karena menyajikan pengalaman wisata yang unik. Yakni menggabungkan pesona pantai dengan atraksi hewan-hewan kebun binatang.
Karena tingginya kunjungan di kawasan Pantai Sigandu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang pun menyiagakan tim khusus penyelamat, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Alhamdulillah tidak ada laporan kecelakaan di area wisata, tim SAR dan relawan Jogoboyo disiagakan di Sigandu-Ujungnegoro, ada 11 orang yang berjaga," imbuh Kabid Pemasaran Pariwisata Disparpora Kabupaten Batang, Atik Supriatini.
Selama libur Nataru ini, seluruh kunjungan yang tercatat berasal dari wisatawan domestik. Objek wisata di Kabupaten Batang belum ada yang dapat menarik kunjungan wisatawan mancanegara. Sementara desa-desa wisata yang ada di Batang saat ini banyak yang redup.
"Yang paling hidup itu Desa Wisata Pandansari, lalu Pagilaran, dan Sidorejo. Kalau yang lainnya masih redup," tandasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla