Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Pabrik Grinding Ball Investasi Rp 600 Miliar di KITB

Riyan Fadli • Jumat, 10 Januari 2025 | 18:07 WIB
INVESTASI: Proses ground breaking pabrik PT Elecmetal Longteng Indonesia di KITB.
INVESTASI: Proses ground breaking pabrik PT Elecmetal Longteng Indonesia di KITB.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - PT Elecmetal Longteng Indonesia mulai membangun pabriknya di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB).

Mereka akan membangun fasilitas produksi grinding ball pada lahan seluas 4,99 hektare. Investasi yang digelontorkan mencapai 40 juta USD atau sekitar Rp 600 miliar.

Perusahaan ini merupakan hasil kemitraan strategis antara ME Elecmetal dan Longteng Special Steel Co., Ltd.

Pabrik yang dibangun dirancang untuk memproduksi 200 ribu ton media gerinda per tahun.

Sementara penjualannya sebanyak 30-35 persen untuk pasar domestik dan 65-70 peraen untuk ekspor. 

“Dengan jaringan penjualan yang kuat dan teknologi produksi canggih, kami optimis dapat mencapai target penjualan 100.000 ton dalam beberapa tahun ke depan,” Kata CEO ME Elecmetal sekaligus Direktur PT Elecmetal Longteng Indonesia Eugenio Arteaga, Kamis 9 Januari 2025.

Longteng Special Steel berbasis di China, mereka merupakan pemain utama dalam pasar baja khusus global.

Mereka punya fasilitas manufaktur grinding ball terbesar di dunia berkapasitas lebih dari 500.000 MT.

“Mayoritas ekspor ditujukan ke Australia, salah satu pasar utama produk grinding ball ini. Dengan memadukan teknologi unggul ME Elecmetal dan keahlian manufaktur Longteng, perusahaan ini bertujuan untuk menjadi pemimpin pasar di Indonesia,” ungkapnya.

Presiden Longteng Group sekaligus Direktur PT Elecmetal Longteng Indonesia Xu Sheng menambahkan, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Indonesia dan KITB, pihaknya yakin proyek ini akan membawa dampak positif bagi industri logam nasional.

Sementara itu, Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan menegaskan, kawasan tersebut bukan hanya sebuah kawasan industri. Termasuk dirancang sebagai kota baru yang lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung seperti hotel, sekolah, dan pusat hiburan. 

Ngurah Wirawan akan memastikan semua proses berjalan lancar, dari perizinan hingga infrastruktur. Agar investasi seperti ini dapat memberikan manfaat maksimal bagi perekonomian lokal dan nasional.

“Proyek ini akan memberikan kontribusi besar, tidak hanya dalam mendukung pertumbuhan industri, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dan peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” ujarnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#investasi #KITB #batang