Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

8 Siswa SDN Denasri Kulon 02 Batang Keracunan Jelly-Jelly

Riyan Fadli • Jumat, 17 Januari 2025 | 00:58 WIB
SEKOLAHAN: Suasana SDN Denasri Kulon 02 yang siswanya keracunan jajanan.
SEKOLAHAN: Suasana SDN Denasri Kulon 02 yang siswanya keracunan jajanan.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Delapan siswa SDN Denasri Kulon 02, Kabupaten Batang, keracunan setelah makan jajanan jelly-jelly.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa 14 Januari 2025 saat jam istirahat berlangsung. Setelah makan, para korban mengeluarkan keringat dingin hingga muntah-muntah.

Anny Fatun, Plt Kepala SDN Denasri Kulon 02 menjelaskan, kepanikan sempat terjadi karena para siswa tiba-tiba mengeluhkan gejala keracunan. Lemas, pucat, keringat dingin, hingga muntah-muntah. 

"Jajannya itu saat diminum, katanya rasanya asam-asam aneh gitu, ada yang ngomong seperti nangka busuk. Yang lain langsung ada yang beli, ada yang dibuang," ucapnya Rabu 15 Januari 2025.

Para siswa langsung dicarikan air kelapa muda untuk menetralisir efek racun.

Ia bersyukur efek racun langsung reda setelah diberi minum air kelapa muda. Beberapa siswa lain yang masih merasakan gejala keracunan sampai muntah-muntah. 

"Alhamdulillah tidak ada yang sampai dibawa ke Puskesmas maupun Rumah Sakit. Gejala keracunannya langsung reda setelah dikasih air degan ijo (air kelapa muda) itu," imbuhnya.

Setelah berangsur pulih, para siswa yang keracunan langsung diperbolehkan pulang. Hingga Rabu 15 Januari 2025, beberapa siswa masih merasakan pusing dan belum berangkat sekolah.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Batang pun datang untuk memeriksa sampel makanan.

Tidak hanya jelly-jelly, mereka membawa beberapa sampel lain untuk memastikan apa yang membuat para siswa keracunan. Karena belum diketahui secara pasti, makanan apa yang menyebabkan keracunan. 

"Tadi dari Dinkes datang, mengambil sampel jelly-jelly, sosis, mi kemasan kecil. Semua itu masih diperiksa yang mana yang bikin keracunan," terang Anny.

Setelah kejadian itu, pihaknya mengimbau para siswa agar jajan lebih berhati-hati dan pilah-pilih.

Jajanan jelly-jelly itu diduga baru dijual, sehingga banyak siswa yang penasaran. Kebanyakan siswa yang keracunan berasal dari kelas 3 dan 2. 

"Ke pedagang, ayo kita jaga kesehatan bareng-bareng. Kalau ada jajanan yang kemasannya aneh, bisa pilah-pilih," tandasnya. (yan/ida)

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#keracunan #jelly #siswa