METROPEKALONGAN.COM, Batang - Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) ikut membantu korban banjir dan longsor.
Mereka menerjunkan tim SAR membantu evakuasi hingga pencarian korban. Tiga daerah menjadi fokus penanganan, yaitu Batang, Kendal, dan Pekalongan.
SAR milik KITB, bernama Tim Cepat Tanggap (TCT) bersama tim Corporate Secretary (Corsec) terjun langsung ke lokasi-lokasi bencana.
Di Kecamatan Patebon, Kabupaten Kendal, tim terjun sejak hari pertama untuk mengevakuasi korban. Termasuk anak-anak yang terjebak semalaman di atas genteng.
Begitu juga di Desa Kebondalem, Kecamatan Gringsing, Desa Surjo, Kecamatan Bawang, serta ke dapur umum Dinas Sosial di Kelurahan Karangasem Utara, Kabupaten Batang.
Selain memberikan bantuan logistik, KITB juga bergotong royong dengan masyarakat setempat untuk membersihkan sisa-sisa banjir.
Tim KITB juga menuju wilayah yang sulit dijangkau, seperti Dusun Pager Gunung, Blado, yang dihuni enam kepala keluarga.
Bantuan juga diberikan ke Kayulandak, Desa Keteleng, Kecamatan Blado. Ada 16 keluarga terdampak longsor akibat akses jalan yang tertutup.
"Alhamdulillah, bantuan dari KITB sangat membantu. Mereka telah berkoordinasi dengan BPBD dan Dinas Sosial, memastikan logistik tepat sasaran. Bantuan ini juga kami distribusikan ke wilayah lain yang membutuhkan," ujar Fidi Astuti dari Dinas Sosial Kabupaten Batang.
Di Kabupaten Pekalongan, Tim TCT melanjutkan aksi kemanusiaannya di Desa Kesimpar, Kecamatan Petung Kriyono. Di lokasi ini, tim berhasil menemukan 2 korban banjir dalam kondisi meninggal dunia.
"Kami percaya, dalam menghadapi bencana, kolaborasi dan kepedulian adalah kunci utama. KITB akan terus berupaya menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat," ujar Tanya Liwail Chamdy, Kelapa Departemen Corporate Communication, KITB. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla