METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang sedang mengebut pembangunan jembatan sementara di Jembatan Kali Belo, Kecamatan Tersono.
Targetnya, jembatan sementara ini sudah bisa dilewati sepekan ke depan.
Sepeda motor dan mobil bisa melintasi jembatan alternatif itu dengan syarat tertentu.
Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki pun sempat meninjau kembali perbaikan Jembatan Kali Belo yang putus dampak banjir bandang di Kecamatan Tersono, Senin 20 Januari 2025 lalu.
Peninjauan ini dalam rangka percepatan perbaikan supaya jembatan Kali Belo segera dilalui oleh masyarakat.
“Perbaikan jembatan yang rusak karena bencana banjir bandang kemarin dipercepat perbaikannya, karena satu-satunya akses vital bagi masyarakat untuk beraktivitas sehari-hari seperti sekolah, pasar, dan kantor,” ucapnya.
Warga saat ini masih melintasi jembatan yang putus terbawa banjir bandang itu.
Mereka melintasi bagian bawah jembatan yang diberi rangkaian jembatan bambu.
Jembatan darurat itu hanya bisa dilewati dengan jalan kaki.
Kendaraan warga terlihat menumpuk terparkir di kedua sisi jembatan.
Lani menjelaskan, Jembatan Kali Belo saat ini sudah dipasang besi untuk penopang lantai jembatan.
“Masyarakat sementara membuat jembatan darurat yang hanya dipakai untuk melintas dengan jalan kaki saja. Semoga kondisi cuaca beberapa hari ke depan bisa bersahabat, sehingga pengerjaannya dapat maksimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Prasarana Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Batang Endro Suryono menambahkan, perbaikan jembatan Kali Belo dipercepat pengerjaannya sesuai intruksi langsung oleh Pj Bupati Batang.
Anggarannya menggunakan dana tidak terduga yang memang diperuntukkan untuk kejadian darurat seperti itu
Endro menyebutkan, perbaikan sudah mencapai 75 persen.
Targetnya pekan depan jembatan sementara itu sudah bisa dilewati kendaraan pribadi dengan tonase tidak lebih dari empat ton.
Sementara ketahanan jembatan itu diperkirakan bisa hingga beberapa tahun ke depan.
“Kondisi sekarang memang belum jadi, karena 4 hari kemarin cuaca masih hujan lebat disertai angin. Makanya, harus dihentikan sementara sampai cuaca mendukung,” tandasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla