METRO PEKALONGAN.COM, Batang - Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki meresmikan tiga jembatan yang dibangun sejak 2023 hingga 2024.
Yakni jembatan Surodadi-Madugowongjati (Suromadu), jembatan KKO Harun Desa Klidang Wetan dan jembatan Mlagen Blado. Jembatan ini total menelan anggaran hingga Rp 17 miliar.
Lani menerangkan, Jembatan Suromadu memiliki bentang 59,94 meter dan lebar 5,5 meter.
Pembangunannya memerlukan anggaran sebesar Rp 10,55 miliar.
Sementara, Jembatan KKO Harun, Desa Klidang Wetan, Kecamatan Batang dengan bentang 40 meter dan lebar 5 meter memakan anggaran Rp 4,5 miliar.
"Serta jembatan Mlagen Blado dengan bentang 28,40 meter dan lebar 5,5 meter dengan nilai kontrak Rp 2,9 miliar. Jadi total seluruhnya Rp 17 miliar," ujar Lani usai meresmikan jembatan Suromadu, Kecamatan Gringsing, Senin 3 Februari 2025.
Jembatan-jembatan ini diharapakan bisa memutar perekonomian warga lebih tinggi lagi, karena akses sudah tersedia.
Selain itu, selama kurun waktu tiga tahun, atau sejak 2022, Pemkab Batang telah membangun sebanyak 20 jembatan yang potensial bagi publik. Baik berukuran besar maupun kecil.
"Tiga diantaranya yang terbesar saat ini diresmikan secara bersamaan karena ketiganya adalah jembatan vital yang dibutuhkan warga beraktivitas," ucapnya.
Sementara itu, Kabid Prasarana Jalan dan Jembatan DPU-PR Batang Endro Suryono mengakui, meski 20 jembatan telah selesai dibangun, namun masih menyisakan pekerjaan rumah.
Ada beberapa jembatan yang perlu segera diperbaiki agar mobilitas masyarakat kembali normal.
"Masih ada 9 jembatan yang harus segera diperbaiki, dua di antaranya segera dikerjakan tahun 2025, jembatan Lawangaji dan Pandansari," tandasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla