Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Gema Ramadan di KITB, Tingkatkan Sinergi Industri dengan Perekonomian Masyarakat

Riyan Fadli • Rabu, 19 Maret 2025 | 02:33 WIB
DONASI: Penyerahan donasi 400 Al Quran untuk masjid-masjid dan musala di sekitar KITB.
DONASI: Penyerahan donasi 400 Al Quran untuk masjid-masjid dan musala di sekitar KITB.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Menyambut bulan suci Ramadan, Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menggelar Bazar Gema Ramadan.

Acara Gema Ramadan ini digunakan untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kebersamaan. Terutama bagi masyarakat di lingkungan sekitar KITB.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, KITB merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan luas mencapai 4.300 hektar, kawasan ini telah menarik banyak investor baik dari dalam maupun luar negeri. 

“Kehadiran industri di Kabupaten Batang ini bukan hanya sekadar menciptakan pusat manufaktur, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan terhadap ketenagakerjaan, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucapnya dalam pembukaan acara tersebut di Masjid An Nahl KIT Batang, Senin 17 Maret 2025.

Dalam sektor ketenagakerjaan, pihaknya melihat bahwa pengembangan industri di Kabupaten Batang telah membuka banyak lapangan kerja baru bagi masyarakat.

"Pemerintah daerah juga terus melakukan upaya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk penyediaan infrastruktur yang memadai guna mendukung aktivitas industry,” jelasnya. 

Faiz juga menyebutkan, di bidang infrastruktur, Pemda terus berkomitmen untuk meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas.

Baik melalui perbaikan jaringan jalan, penguatan sistem transportasi, maupun pengembangan fasilitas pendukung lainnya.

Hal ini bertujuan agar industri di Kabupaten Batang dapat berkembang secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Namun, kita juga menyadari bahwa pembangunan industri harus seimbang dengan pelestarian lingkungan hidup. Oleh karena itu, kami terus mendorong implementasi praktik industri yang ramah lingkungan, pengelolaan limbah yang berkelanjutan, serta pemanfaatan energi hijau dalam aktivitas industri," terangnya.

Faiz Kurniawan pun berharap, acara Gema Ramadan ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, keimanan, serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Mari kita jadikan bulan ramadan ini sebagai momentum untuk meraih keberkahan dan ridha-Nya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) adalah Ngurah Wirawan menjelaskan bahwa KITB akan berkembang menjadi sentra industri baru bersama dengan sektor pariwisata.

Sehingga bisa memberi kesempatan kerja kepada para pekerja pabrik, pekerja pariwisata, jasa dan lain sebagainya.

"Jangan sampai Batang menjadi menara gading, hanya menguntungkan badan usahanya saja. Harus kita pikirkan masyarakat yang bisa bekerja di kawasan ini memperoleh kesempatan kerja di pabrik-pabrik," ucapnya.

Ia juga memperkenalkan Masjid An Nahl yang didesain sesuai dengan nilai kedaerahan. Di mana daerah timur Kabupaten Batang merupakan penghasil madu.

Karena itulah, masjid didesain seperti sarang lebah dengan segi enam. Masjid tersebut juga dijuluki dengan masjid rumah lebah. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#Gema Ramadhan #Industri 2023 #KITB #batang