METROPEKALONGAN.COM, Batang - Musyawarah Rencana Pembangunan Wilayah (Musrenbangwil) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) tahun 2025 wilayah eks Keresidenan Pekalongan kembali digelar di Kabupaten Batang, Kamis 24 April 2025.
Para pemimpin dari berbagai daerah datang menyampaikan persoalan yang ada di daerahnya dengan disaksikan langsung Gubernur Jateng Komjen Pol (Purn) Ahmad Luthfi.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan menyampaikan berbagai persoalan tentang pengairan yang berdampak pada ketahanan pangan.
Salah satunya adalah pembangunan Embung Kalipucang yang digadang-gadang bisa mengatasi masalah banjir dan kekeringan di wilayah perkotaan.
Lahan untuk embung itu telah disiapkan di Desa Kalipucang Wetan, Kecamatan Batang. Luasnya mencapai 1,5 hektare dengan lahan bengkok milik desa.
"Ini penting sekali di Kabupaten Batang, yaitu Embung Kalipucang. Di sini kami usulkan, tanahnya sudah ada, yang kalau kita bangun insyaallah bisa volume tampungan maksimalnya bisa 53.900 meter kubik," ujar Bupati Faiz dalam paparannya.
Sedangkan untuk Irigasi Kenconorejo Tulis, kondisi sebagian besar saluran telah mengalami kerusakan dan bocor-bocor dengan kategori rusak berat.
Bahkan saluran yang berada di hilir jaringan sudah tertimbun tanah sehingga sudah tidak berfungsi lagi. Aliran irigasi ini akan mengairi areal sawah seluas 712,40 hektare yang ada di 4 desa.
Lewat anggaran Rp 8 Miliar, irigasi ini diharapkan bisa meningkatkan masa tanam dan 2 kali menjadi 3 kali dalam setahun.
Selain itu juga ada program Rekonstruksi Jalan Ruas Jalan Bandar - Gerlang dan Bandar Tulis, masing program dengan anggaran Rp 15 Miliar.
"Selain itu kami juga berharap adanya Peningkatan Jalan Nasional Jalan Slamet Riyadi - Jendral Sud Jalan Urip Sumoharjo Kota Batang, seluas 4.55 kilometer dengan lebar 20 meter. Apalagi saat ini jalan aspal seringkali mudah bergelombang dan berlubang, sehingga kami harap bisa menjadi jalan rigid," tandasnya. (yan/ida)
Editor : Ida Nor Layla