Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Belasan Barongan Geruduk Pendopo Kabupaten Batang, Ramaikan Kirab Budaya HUT ke-59 Kabupaten Batang

Riyan Fadli • Senin, 28 April 2025 | 02:22 WIB
KIRAB BUDAYA: Rombongan barongan menampilkan atraksi dalam kirab budaya Kabupaten Batang.
KIRAB BUDAYA: Rombongan barongan menampilkan atraksi dalam kirab budaya Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Suasana Pendopo Bupati Batang Minggu, 27 April 2025 pagi sangat ramai.

Masyarakat menantikan gelaran pawai kirab budaya dalam rangka HUT ke-59 Kabupaten Batang.

Pada momentum itu, pendopo Kabupaten Batang didatangi belasan barongan.

Kirab ini menjadi penting karena mengingatkan anak-anak muda terhadap budaya di Kabupaten Batang.

Dengan demikian, bisa ikut melestarikan gelaran kirab budaya, di mana berbagai kesenian dan budaya masyarakat ditunjukkan ke publik.

Seperti sawur yang selalu dinantikan masyarakat tiap kali kirab budaya. 

Selain itu, yang menarik perhatian masyarakat adalah kesenian barongan yang berasal dari wilayah timur Kabupaten Batang.

"Ini menjadi penting karena kita mengingatkan anak-anak muda generasi penerus kita, bagaimana menjaga budaya, melestarikan budaya yang menjadi keunikan di Kabupaten Batang," ujarnya. 

Belasan barongan itu berasal dari Kecamatan Gringsing. Mereka diatur oleh seorang pawang yang membawa dua pecut besar.

Suaranya pun menggelar ketika pecut dibunyikan. Ada dua grup kesenian barongan yang ikut memeriahkan kirab budaya.

Yaitu Group Singo Barong Langgeng Budoyo dari Desa Krengseng, dan Group Singo Barong Alas Roban Batang.

Mereka bergabung bersama-sama memeriahkan kirab dengan sekitar 14 barongan.  

"Harapannya, barongan bisa tetap eksis di setiap moment penting Kabupaten Batang, karena mengenalkan budaya lokal sebagai bentuk melestarikan kekayaan budaya yg ada," ujar Camat Gringsing, Ridho Budi Kurniawan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batang, Bambang Suryantoro Sudibyo, menjelaskan bahwa kirab kali ini melibatkan beragam elemen masyarakat.

Pasukan kirab terdiri dari berbagai elemen, termasuk pasukan pusaka Tombak Kyai Abirawa, Kyai Payung Tunggul Naga, dan 11 pusaka lainnya. 

Selain itu, ada perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kelompok pembawa Tosan Aji, siswa sekolah, hingga perwakilan dari 15 kecamatan yang masing-masing membawa gunungan hasil bumi. Total peserta kirab mencapai 5 ribu orang.

Baca Juga: Ratusan Santri Meriahkan Kirab Ulang Tahun Keenam Majelis Jati Sumo Negoro dan Haul Habib Ja'far Al-Kaff

Ada yang menarik pada kirab kali ini, jumlah gunungan hasil bumi bertambah menjadi 18, dari yang sebelumnya 17.

"Bertambahnya gunungan ini karena semakin bertambahnya peminatnya yang isinya sayuran hasil bumi dan buah-buahan masyarakat Batang," imbuhnya. 

Antusiasme peserta kirab tahun ini juga terlihat lebih tinggi dengan berbagai inovasi yang ditampilkan. 

"Kalau melihat peserta sepertinya tahun ini lebih menarik dari tahun kemarin karena banyak sekali inovasi dari para peserta," kata Bambang Suryantoro. 

Puncak kemeriahan kirab semakin terasa saat Bupati Batang dan Wakil Bupati melakukan tradisi sawur. Sebanyak Rp 10 juta uang koin pecahan seribu rupiah disebar ke tengah-tengah kerumunan warga. 

"Sawur sebagai wujud kebahagiaan Pak Bupati kita berikan kepada masyarakat, atau bagi-bagi rezeki yang juga dipercaya untuk tolak bala," pungkas Bambang Suryantoro. (yan/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#HUT Kabupaten Batang #barongan #kirab budaya