Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Panen Raya Padi di Lahan Pengganti PLTU yang Digarap Petani Terdampak

Riyan Fadli • Selasa, 6 Mei 2025 | 23:46 WIB
PANEN: Panen raya padi di lahan pengganti yang telah dibangun PLTU Batang.
PANEN: Panen raya padi di lahan pengganti yang telah dibangun PLTU Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) menggelar Panen Raya Padi di area lahan pengganti PLTU Batang.

Lahan Pengganti merupakan program mitigasi sosial yang disiapkan oleh BPI bagi para petani penggarap yang lahannya terdampak pembangunan PLTU Batang.

Program lahan pengganti memiliki luas kurang lebih 32 hektar dan telah dicanangkan sejak tahun 2016.

Lahan pengganti pertanian untuk PLTU ini telah produktif digarap petani.

Direktur Operasional BPI Naofumi Yasuda menyampaikan program lahan pengganti ini merupakan langkah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kami berharap hasil panen ini dapat memberikan pendapatan tambahan bagi petani dan mendukung ketahanan pangan lokal. Kami berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” ujarnya.

Panen raya itu dilakukan bersama dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispaperta), Muspika Tulis, Muspika Kandeman dan kepala desa dari beberapa daerah sekitar. Seperti Desa Karanggeneng, Ponowareng, Ujungnegoro, dan Sembojo.

Kepala Dispaperta Kabupaten Batang yang diwakili Kepala Bidang Tanaman Pangan Rini Diana Anggriani terkesan dengan kontribusi BPI sebagai pihak swasta.

Karena bersama-sama dengan pemerintah mendampingi petani penggarap.

Mulai dari proses penanaman hingga panen dan membeli hasilnya untuk diberikan kepada masyarakat pra-sejahtera.

“Ini merupakan wujud ketahanan pangan secara nasional yang menjadi Program Presiden Prabowo Subiyanto. Kebijakan Presiden Prabowo terkait panen gabah yang harus diserap Bulog senilai minimal Rp 6.500 kilogram," ucapnya.

General Manager Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro menambahkan bahwa kegiatan panen raya ini diproyeksikan mampu menghasilkan 4,5 ton gabah untuk saty hektare lahan.

Hasil panen akan dibeli oleh perusahaan untuk mensejahterakan petani dan dibagikan kepada masyarakat pra-sejahtera untuk mewujudkan ketahanan pangan melalui program pencegahan stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem.

“Kami berinovasi dengan menyiapkan hilir pemasaran dan penyerapan hasil pertaniannya. Selain itu, di lahan pengganti seluas 32 hektar terdapat beberapa tanaman lainnya seperti jagung, kacang, dan singkong,” imbuhnya. (yan/ida)

 

Editor : Ida Nor Layla
#padi #PLTU Batang #panen raya