Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Target Selesaikan Krisis Air PAM Sendang Kamulyan Batang pada Bulan Juni

Riyan Fadli • Rabu, 21 Mei 2025 | 22:05 WIB
Bupati Batang M Faiz Kurniawan.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan.

METROPEKALONGAN.COM, Batang – Persoalan penyediaan air bersih oleh Perumda Air Minum (PAM) Sendang Kamulyan mendapat tanggapan dari Bupati M Faiz Kurniawan.

Bupati menargetkan Juni 2025 tidak ada lagi keluhan pelanggan.

Ia mengakui kondisi ini menyebabkan distribusi air terganggu. Namun demikian, berbagai langkah sedang dilakukan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang tidak tinggal diam, pembenahan terus dilakukan, pencarian sumber air baru, dan sumur-sumur cadangan pun dimanfaatkan semaksimal mungkin.

“Kami terus melakukan pembenahan, mencari sumber air baru, dan manfaatkan sumur-sumur cadangan untuk kondisi krisis,” jelasnya.

Pihaknya juga menggandeng PDAM Tirtamulya milik Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Akan ada pembangunan jaringan pipa baru sepanjang 15 kilometer.

Sementara untuk melakukan pembenahan teknis jangka panjang, Pemkab Batang tidak bisa sendiri. Bupati Faiz pun berusaha agar bisa mendapatkan investasi jaringan perpipaan dari Provinsi Jawa Tengah.

"Saya masih merayu untuk investasinya sekitar Rp 60 miliar dari provinsi, untuk membangun jaringan dan sumber mata air baru," ucapnya, Senin 19 Mei 2025.

Proyek tersebut melibatkan kolaborasi dengan PDAM Tirtamulya milik Provinsi Jawa Tengah untuk membangun jaringan pipa baru sepanjang 15 kilometer. Selain itu, perlu juga tambahan investasi sebesar Rp 30 miliar dari PDAM Tirtamulya. Hal itu untuk membangun jaringan dari Petanglong Regional di Warungasem sebagai upaya mendukung pasokan air bersih ke Batang Kota.

"Jadi totalnya Rp 90 miliar rencana investasi yang lagi kita upayakan ke PDAM Tirtamulya milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah,jadi perlu diingat ya, ini tidak terkait APBD, tapi investasi B2B (business to business)" terangnya.

Pembangunan jaringan ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih untuk seluruh wilayah kota Batang, termasuk kawasan industri.

Direktur Utama PAM Sendang Kamulyan, Siswandi Hambali, tak menampik adanya gangguan besar dalam distribusi air bersih di Batang.

Ia mengungkapkan bahwa biang kerok dari krisis ini adalah rusaknya sumber utama air bersih mereka, Tuk Bismo, akibat banjir bandang dua bulan lalu. 

Kondisi ini tidak hanya menyiksa warga, tapi juga merugikan perusahaan hingga Rp1 miliar. 

Baca Juga: Petugas PAM Sendang Kamulyat Siaga 24 Jam Atasi Kebocoran 

Siswandi menjelaskan, dari tujuh titik mata air, lima di antaranya rusak parah. Kerusakan begitu fatal, batu-batu besar menutup aliran air dan tak bisa digeser bahkan dengan alat berat.

“Aksesnya hanya bisa dilalui sepeda motor atau jalan kaki, di tebing yang curam,” terangnya. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#air bersih #krisis #sendang kamulyan #banjir bandang aceh #batang