Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Bupati Batang Temui Pendemo, Janji Sampaikan Aspirasi ke Pusat dan Minta Peserta Aksi Bubarkan Diri

Riyan Fadli • Sabtu, 21 Juni 2025 | 00:50 WIB
Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat menemui para pendemo.
Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat menemui para pendemo.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Bupati Batang Faiz Kurniawan turun langsung menemui ribuan sopir truk yang menggelar aksi unjuk rasa larangan Odol, Jumat 20 Januari 2025.

Sebelumnya, para peserta aksi tidak mau membubarkan diri sebelum Bupati atau Wakil Bupati datang membahas pendemo. 

Demo itu diikuti sekitar 1.500 pengemudi dengan truknya. Mereka memblokade jalur Pantura Batang di wilayah Jembatan Timbang Subah.

Baca Juga: Pantura Batang Dilumpuhkan, 1.500 Unit Truk Blokade Jalan

Bupati Faiz pun meminta agar para pendemo segera membubarkan diri dan mempercayaikan penyampaian aspirasi kepada pemerintah daerah.  

"Sampean kabeh boloku, nanti tak sampaikan ke Gubernur dan Pemerintah Pusat. Sudah tenang saja. Intinya tiga poin tadi akan saya sampaikan ke pemerintah pusat dan pemerintah provinsi. Kae ning buri wong meteng ngantri, habis ini silahkan membubarkan diri," kata Faiz.

Selain berjanji menyampaikan aspirasi para pengemudi ke tingkat provinsi dan pusat, Faiz juga menegaskan komitmennya untuk anggota pungutan pembohong (pungli) yang kerap dikeluhkan pengemudi di Batang.

Baca Juga: Buruh PT Panamtex Demo ke DPRD Kabupaten Pekalongan, Mulai Hasilnya

Pihaknya bersama Kapolres dan Dandim akan segera membentuk satgas anti pungli. 

“Nanti saya dan Bapak Kapolres serta Dandim akan segera membentuk Satgas Anti Pungli di Batang,” tegasnya.

Dilokasi yang sama, Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, menyatakan telah melakukan sejumlah langkah untuk mengurai kemacetan akibat aksi tersebut. 

Baca Juga: Gelar Demo dan Audiensi di Pemkab Pekalongan, Warga Desa Wuled Kecewa Kades Wasduki Tak Dihadirkan

Arus lalu lintas dialihkan melalui Jalan Panguragan dan wilayah Pemandangan. Beberapa anggota juga sudah ditempatkan untuk mengarahkan pengendara agar tidak masuk ke titik utama yang saat ini terkunci,” ujar Edi.

Menurutnya, panjang antrean kendaraan sempat mencapai hampir tiga kilometer, namun kini menurun.

“Tadi saya pantau, antrean tinggal sekitar satu kilometer. Aktifkan Upaya arus ini untuk mengurangi kepadatan di titik utama,” jelas Edi.

Kapolres juga menegaskan bahwa pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD untuk mencari solusi terbaik atas permasalahan yang dihadapi para pengemudi truk.  

“Kami tetap berusaha menjalin komunikasi dengan komunitas sopir dan pemerintah agar masalah ini bisa mempertimbangkan lebih lanjut,” ucapnya. (yan/ida)

 

 

 

Editor : Ida Nor Layla
#demo #sopir truk #batang