Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Penataan Kota Batang Jadi Fokus APBD Perubahan 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang

Riyan Fadli • Kamis, 3 Juli 2025 | 01:31 WIB
PARIPURNA: Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dalam pembahasan penyampaian Raperda APBD Perubahan 2015.
PARIPURNA: Suasana Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang dalam pembahasan penyampaian Raperda APBD Perubahan 2015.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Pembangunan infrastruktur penataan kota jadi fokus dalam APBD Perubahan 2025.

Berbagai penyesuaian dilakukan untuk pengoptimalan pembangunan yang lebih banyak ditujukan untuk sarana publik dan olahraga.

Hal ini disampaikan Bupati Batang M Faiz Kurniawan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang, Rabu 2 Juli 2025.

"Untuk APBD Perubahan masih tetap fokus pada infrastruktur.  Dan memang banyak alokasinya diarahkan untuk penataan kota," ujarnya.

Beberapa fasilitas olahraga akan dibangun di Stadion Moh Sarengat dengan penambahan joging track.

Lalu fasilitas olahraga di GOR Indoor Abirawa, lalu penataan THR Kramat.

Menurutnya, penataan ini dilakukan sebagai akses masyarakat mengembangkan kualitas hidup yang baik.

“Fasilitas yang akan diperbaiki seperti GOR Sarengat, GOR Indoor Abirawa, dan penataan THR Kramat sebagai akses masyarakat untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik. Untuk Alun-Alun Batang akan dilakukan perubahan kecil karena memang anggarannya lumayan besar tahun ini,” jelasnya.

Selain itu, Alun-Alun Batang juga bakal dirombak total.

Hal ini akan benar-benar dijadikan sebagai ruang terbuka hijau untuk berolahraga dan berkumpul dengan keluarga.

Tidak ada lagi dipenuhi pedagang liar di area terlarang tersebut. Dengan demikian, tidak ada pemandangan kumuh di area pusat kota tersebut.

Namun demikian, dalam APBD Perubahan 2025, alokasi untuk renovasi alun-alun tidak banyak.

Anggaran besar untuk pembangunan alun-alun akan dianggarkan tahun 2026.

"Memang, alun-alun ini kami konsepkan menjadi benar-benar ruang terbuka untuk mendukung aktivitas masyarakat. Baik itu olahraga, berkumpul bersama keluarga, yang memberikan kenyamanan untuk masyarakat untuk menjadi ruang publik bersama," tegasnya.

Sementara itu, Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batang ini dipimpin oleh Ketua DPRD Batang, Su'udi.

Ia menjelaskan, agenda rapat ini membahas penyampaian Raperda APBD Perubahan 2025. 

"Agenda hari ini adalah penyampaian Raperda tentang perubahan APBD Kabupaten Batang tahun anggaran 2025 beserta nota keuangannya," ujarnya.

Dalam anggaran perubahan sendiri, dokumen perubahan APBD disebutkan bahwa pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp 1,93 triliun.

Mengalami penurunan sebesar Rp 43,66 miliar atau 2,21 persen dibandingkan penetapan yang terhitung Rp 1,97 triliun.

Jumlah terbesarnya berasal dari pendapatan transfer sebesar Rp 1,5 triliun yang turun 2,52 persen dari penetapan awal.

Lalu PAD dengan nominal Rp 408 miliar yang juga turun 0,89 persen dari penetapan. Sementara pendapatan lain-lain yang semula Rp 480 juta menjadi nol rupiah.

Dari anggaran tersebut, belanja daerah direncanakan sebesar Rp 2 triliun. Naik 1,78 persen dibandingkan penetapan awal.

Sedangkan pembiayaan daerah dalam perubahan APBD ini direncanakan sebesar Rp 144,8 miliar.

Naik 106,94 persen dibandingkan penetapan sebelumnya sebesar Rp 70 miliar.

Sementara pengeluaran pembiayaan direncanakan Rp 5 miliar turun 50 persen dari penetapan sebesar Rp 10 miliar.

"Rancangan perubahan APBD Kabupaten Batang tahun anggaran 2025 ini akan dibahas dan selanjutnya dapat disetujui dan disepakati bersama sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah," tandasnya. (yan/wan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#bupati #DPRD Kabupaten Batang #rapat paripurna #apbd perubahan