METROPEKALONGAN.COM, Batang - bertahun-tahun banjir rutin melanda Jalan Perintis Kemerdaan, Kabupaten Batang.
Karena itulah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Batang merancang pembangunan embung.
Embung ini akan dibangun di wilayah Kalipucang Wetan sebagai upaya konkret mengurangi risiko banjir secara berkelanjutan.
Embung tersebut direncanakan dibangun di atas lahan milik desa, yakni tanah bengkok Kalipucang Wetan, yang terletak di sebelah gedung panti asuhan.
Progres perencanaan saat ini telah memasuki tahap feasibility study (FS) atau studi kelayakan.
Setelah FS selesai, tahap berikutnya adalah Detail Engineering Design (DED)yang menjadi acuan utama dalam proses konstruksi.
Menurut perencanaan awal, embung ini akan memiliki kapasitas tampung air sekitar 53 ribu meter kubik, dengan luas kolam mencapai 1,28 hektare dan kedalaman sekitar 3 meter.
Embung ini diperkirakan mampu mereduksi sekitar 30 persen potensi banjir di Kalipucang Wetan dan wilayah sekitarnya.
Kepala Bidang Pengairan DPUPR Kabupaten Batang, Nona Yulistya, menjelaskan, fungsi embung ini dirancang ganda, tidak hanya untuk menahan limpasan air hujan saat musim hujan, tetapi juga menjadi sumber air irigasi saat musim kemarau.
“Harapanya air ini saat kemarau bisa untuk pertanian sawah yang ada di sebelahnya jadi embung ini berfungsi ganda, untuk mengurangi banjir sekaligus irigasi,” jelas Nona saat diwawancarai.
Nona menambahkan, pembangunan embung akan difokuskan pada infrastruktur utamanya terlebih dahulu.
Rencana tersebut juga akan didukung dengan pembangunan saluran drainase di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan, yang akan mengarahkan air hujan langsung ke embung.
Program ini merupakan inisiatif dari PUPR Kabupaten Batang dan telah diajukan kepada pemerintah daerah untuk dimasukkan dalam prioritas pembangunan tahun mendatang.
Diharapkan, perencanaan yang matang dapat dilanjutkan dengan pelaksanaan fisik di tahun berikutnya.
Selama ini, banjir di Kalipucang Wetan menjadi persoalan menahun yang belum juga terselesaikan.
Menurut warga, genangan bisa masuk ke rumah, meskipun hujan hanya turun semalam.
Dengan adanya rencana pembangunan embung ini, masyarakat mulai menyimpan harapan bahwa solusi konkret akan segera hadir.
Dengan proyek ini, pemerintah daerah berharap dapat menurunkan kerugian tahunan akibat banjir, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memberikan rasa aman bagi warga Kalipucang Wetan. (chilyatul ashfiya/ida)
Editor : Ida Nor Layla