Berita Kota Pekalongan Kab. Pekalongan Kab. Batang Ekonomi Bisnis Haji Hiburan Hukum dan Kriminal Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Pemerintahan Politik Pendidikan Sosial dan Budaya Teknologi Wisata

Warga Jaga Kelestarian Budaya Nyadran Nelayan Roban di Kabupaten Batang

Riyan Fadli • Jumat, 11 Juli 2025 | 02:05 WIB
TRADISI: Suasana larung sesaji yang dilakukan masyarakat pesisir Pantai Roban Kabupaten Batang.
TRADISI: Suasana larung sesaji yang dilakukan masyarakat pesisir Pantai Roban Kabupaten Batang.

METROPEKALONGAN.COM, Batang - Masyarakat nelayan di Pantai Roban punya tradisi larung sesaji yang telah diwariskan dari para leluhur.

Tiap tahun, para nelayan selalu menggelar tradisi sebagai bentuk rasa syukur ini pada peringatan Tahun Baru Saka.

Sementara tahun ini, kegiatan tersebut telah diselenggarakan para Nelayan Roban Barat pada 7 Juli 2025 di Desa Kedungsegog, Kecamatan Tulis.

"Dukungan ini sangat berarti bagi masyarakat kami dan menjadi bentuk nyata kebersamaan dalam melestarikan tradisi serta menjaga keberkahan laut," ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pihak. Seperti Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan (Dislutkannak) Kabupaten Batang, Camat Tulis, Danramil Tulis, Polsek Tulis, Pangkalan TNI Angkatan Laut Tegal, para nelayan, dan masyarakat setempat.

Salah satu yang terlibat aktif dalam tiap perhelatan Nyadran ini adalah PLTU Batang melalui PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) dalam melestarikan budaya lokal.

Dukungan ini diberikan karena BPI meyakini bahwa menjaga warisan budaya adalah bagian penting dalam membangun kebersamaan antar elemen masyarakat.

General Manager Stakeholder Relation BPI Aryamir H. Sulasmoro, melalui CSR & Community Relation Manager Ahmad Lukman, menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk senantiasa bersyukur dan memohon keberkahan dari Allah SWT. Semoga laut kita senantiasa terjaga kelestariannya serta menjadi sumber rezeki yang melimpah, khususnya bagi para nelayan,” terangnya.

Lewat Nyadran nelayan ini, nilai-nilai luhur dan semangat gotong royong masyarakat nelayan dapat terus dijaga.

Serta diwariskan kepada generasi mendatang, sebagai bagian dari identitas budaya dan keharmonisan sosial masyarakat pesisir. (yan/ida)

Editor : Ida Nor Layla
#nelayan #nyadran #batang